Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Sagoe UIN Ar Raniry

UIN Ar-Raniry Bersiap Gratiskan UKT-Biaya Hidup Mahasiswa Terdampak

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh sudah menyalurkan sejumlah bantuan dan bersiap mendukung proses rehab rekon

Penulis: Sara Masroni | Editor: IKL
HUMAS UIN AR-RANIRY
Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Mujiburrahman saat menyerahkan secara simbolis Bantuan Biaya Hidup Tanggap Darurat bagi mahasiswa terdampak banjir di Posko Ar-Raniry Peduli, Rabu (3/12/2025) lalu. 

*Sudah Salurkan Hampir Rp 1 Miliar Donasi, Dukung Rehab Rekon dan Pemulihan Pascabencana

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh sudah menyalurkan sejumlah bantuan dan bersiap mendukung proses rehab rekon, serta pemulihan yang sedang berlangsung di sejumlah kabupaten/kota terdampak pascabencana hidrometeorologi Aceh.

Data terbaru, UIN Ar-Raniry sudah menerjunkan total sebanyak 600 paket sembako dan logistik ke sejumlah titik lokasi terdampak bencana meliputi Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang. 

Kemudian dana yang telah disalurkan hampir satu miliar rupiah, total rincian besaran Rp 823.800.000 diperuntukkan untuk biaya hidup sementara mahasiswa, hingga keringanan UKT.

Islamic Trust Fund (ITF) UIN Ar-Raniry akan menyalurkan bantuan kepada mahasiswa yang telah diverifikasi oleh bagian akademik.

Kampus ini juga mendapatkan bantuan dari salah satu perusahaan persero dengan nilai sebesar Rp 100 juta pada Rabu (28/1/2026), yang diperuntukkan untuk biaya tanggap darurat dan bantuan pembayaran UKT mahasiswa terdampak bencana.

Kemudian rencananya, mahasiswa yang masuk kategori terdampak bencana sebagaimana ketentuan yang berlaku, nantinya akan mendapatkan jatah hidup dan gratis UKT selama kuliah sebagaimana kuota yang sedang disusun tim, menyesuaikan donasi yang terkumpul melalui Ar-Raniry Peduli maupun Islamic Trust Fund (ITF) UIN Ar-Raniry.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman menyampaikan, kebijakan ini diambil sebagai bentuk kepedulian kampus terhadap kondisi sosial masyarakat Aceh, agar generasi muda tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa terbebani masalah finansial.  

“Mahasiswa yang terdampak bencana tidak boleh kehilangan kesempatan untuk belajar. Dengan kebijakan ini, kami ingin memastikan mereka tetap bisa kuliah tanpa terbebani biaya,” ujar Prof Mujiburrahman, Kamis (28/1/2026).  

Dikatakan, kebijakan ini sekaligus menjadi pesan moral bahwa kampus bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang solidaritas dan kepedulian sosial. Rektor UIN Ar-Raniry berharap, mahasiswa penerima manfaat dapat menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

“Kami berharap mereka belajar sungguh-sungguh, berprestasi, dan suatu saat kembali memberi kontribusi bagi masyarakat,” tutupnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved