Banjir Landa Aceh
Ini 5 Kecamatan di Aceh Utara yang Baru Selesai Validasi Data Korban Banjir oleh BNPB
Proses verifikasi dan validasi data rumah korban banjir di Aceh Utara oleh tim bentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB masih
Ringkasan Berita:
- Tim BNPB baru menyelesaikan verifikasi dan validasi data rumah korban banjir di lima dari 27 kecamatan di Aceh Utara.
- Bantuan tunai akan diberikan untuk rumah rusak ringan dan sedang, sementara rumah rusak berat dan hilang akan diganti dengan hunian tetap.
- Hunian sementara masih dibangun dan ditargetkan rampung sebelum Ramadhan, dengan jumlah pengungsi tercatat lebih dari 33.000 jiwa di sepuluh kecamatan.
SERAMBINEWS.COM - Proses verifikasi dan validasi data rumah korban banjir di Aceh Utara oleh tim bentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB masih berlangsung dan baru tuntas di lima kecamatan.
Luas wilayah dan banyaknya korban membuat pendataan membutuhkan waktu.
Sementara pemerintah daerah meminta masyarakat bersabar hingga bantuan dan pembangunan hunian dapat direalisasikan sesuai hasil validasi.
Kelima kecamatan tersebut adalah Sawang, Muara Batu, Langkahan, Tanah Jambo Aye, dan Kecamatan Seunuddon.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Fauzan, menyebutkan luasnya wilayah dan besarnya jumlah korban menyebabkan tim verifikasi butuh waktu lama dalam bekerja.
“Baru lima kecamatan dari 27 kecamatan yang divalidasi. Sehingga butuh waktu agak lama. Kita terus berusaha mempercepat bersama BNPB,” terang Fauzan kepada Kompas.com, Senin (2/1/2026).
Baca juga: Mahasiswa Unimal Pegang Cangkul dan Sekop Bersihkan Masjid di Langkahan
Setelah validasi data barulah diberikan bantuan berupa uang tunai untuk rumah rusak ringan dan sedang.
Sedangkan rumah rusak berat dan hilang akan diganti dengan bangunan hunian tetap.
“Tim validasi bekerja keras, kita hormati kinerja kawan-kawan ini. Untuk itu, kami minta masyarakat bersabar,” terangnya.
Untuk hunian sementara, hanya hunian yang dibangun Danantara yang telah rampung dan ditempati oleh korban banjir di Desa Simpang Tiga dan Desa Tanjong Dalam, Kecamatan Langkahan, Kabupaen Aceh Utara.
“Hunian sementara lainnya di kecamatan lain sedang dikerjakan. Belum rampung seluruhnya. Targetnya rampung sebelum Ramadhan,” terangnya.
Selain itu sambung Fauzan, camat terus diminta memperbaharui jumlah pengungsi di seluruh kecamatan.
Baca juga: Komedian Afsel Ejek Trump di Panggung Grammy 2026, Presiden AS Meradang
Data per hari ini, sebanyak 33.000 jiwa lebih pengungsi tersebar di 10 kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara. “Kami minta camat terus memperbaharui data, sehingga kita memiliki data real setiap hari,” pungkasnya. (*)
Berita lainnya terkait banjir landa Aceh
| CSM & Lembaga Donor Malaysia Bantu Huntap untuk Korban Banjir di Pidie Jaya, Disalurkan Lewat Kadin |
|
|---|
| 212 Enumerator akan Turun Verifikasi 26.741 KK Korban Banjir di Bireuen, Warga Diharap Ada di Rumah |
|
|---|
| Bantuan Rumah Rusak Tahap II Disalurkan di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Hibah dana TKD untuk daerah bencana di Aceh |
|
|---|
| TNI Bangun Jembatan Aramco di Delima |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pembangunan-hunian-sementara-Huntara-di-Langkahan-Kabupaten-Aceh-Utara.jpg)