Kamis, 21 Mei 2026

Berita Aceh Singkil

YARA Dukung DPRK Aceh Singkil Gunakan Hak Interpelasi, Ini Alasannya

YARA mendukung DPRK Aceh Singkil menggunakan hak interpelasi terhadap Bupati Safriadi.

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Saifullah
Serambinews.com/Dede Rosadi
DUKUNG HAK INTERPELASI - Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Aceh Singkil, Kaya Alim menyatakan dukungan terhadap tuntutan penggunakan hak interpelasi kepada Bupati Safriadi Oyon. 

Ringkasan Berita:
  • YARA mendukung DPRK Aceh Singkil menggunakan hak interpelasi terhadap Bupati Safriadi.
  • Alasannya terkait mandeknya APBK 2026, dugaan jual beli jabatan, serta kebijakan dinilai tidak prorakyat.
  • Massa demonstran juga mendesak pemakzulan bupati, sementara DPRK menyatakan setuju membahas interpelasi.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Dukungan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil untuk menggunakan hak interpelasi kepada Bupati Safriadi, terus mengalir. 

Salahsatunya dari Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Aceh Singkil, Kaya Alim.

Kaya Alim lantas memberikan alasan mendukung penggunaan hak interpelasi.

Antara lain mandegnya kesepakatan APBK Aceh Singkil tahun 2026. 

Kemudian mencuatnya dugaan jual beli jabatan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil sebagaimana disampaikan para demonstrasi di depan Gedung DPRK Aceh Singkil

Menurutnya, penggunaan hak interpelasi dirasa perlu agar persoalan tersebut yang tengah menjadi isu hangat di tengah masyarakat menjadi terang benderang.

"Biar nanti jelas dan terang permasalahan yang saat ini menjadi isu hangat di tengah-tengah masyarakat," kata Kaya Alim, Selasa (10/2/2026).

Baca juga: BREAKING NEWS - Massa Demo Kantor DPRK Aceh Singkil

Ketua YARA juga mendukung interplasi lantaran berdasarkan penilaiannya selama setahu jabatan Bupati Safriadi, belum menunjukkan perubahan Aceh Singkil ke arah lebih baik.

Justru kesan yang muncul sebut, Kaya Alim, adalah kemewahan dengan rencana pembelian mobil dinas baru. 

Kemudian dugaan nepotisme dengan menempatkan keluarga dalam jabatan tertentu. 

Pemkab Bungkam 

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil belum memberikan hak jawab terhadap tuntutan demonstran. 

Mereka sejauh ini masih memilih bungkam, ketimbang memberikan tanggapan. 

Padahal tuntutan demonstran cukup serius, yaitu meminta Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil memakzulkan bupati. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved