Minggu, 12 April 2026

Banjir Landa Aceh

Menteri Pertahanan Tinjau Langsung Pengerukan Sungai di Tamiang

Dulu dangkal dan susah keluar, sekarang kita perdalam. Februari ini kita dorong pengerjaan semakin maksimal. Sjafrie Sjamsoeddin

Editor: mufti
KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA
Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah mulai mengeruk muara Sungai Tamiang yang selama ini dangkal dan sulit dilalui dalam upaya membuka kembali jalur ekonomi masyarakat pesisir
  • Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat meninjau langsung pengerjaan pengerukan di sungai  Seruway
  • Dulu dangkal dan susah keluar, sekarang kita perdalam. Februari ini kita dorong pengerjaan semakin maksimal. Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pertahanan

Dulu dangkal dan susah keluar, sekarang kita perdalam. Februari ini kita dorong pengerjaan semakin maksimal. Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pertahanan 

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Pemerintah mulai mengeruk muara Sungai Tamiang yang selama ini dangkal dan sulit dilalui dalam upaya membuka kembali jalur ekonomi masyarakat pesisir. Program tersebut difokuskan pada lintasan Kuala Peunaga hingga Kuala Tamiang, yang selama berbulan-bulan terhambat akibat sedimentasi dan dampak bencana.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat meninjau langsung pengerjaan pengerukan di sungai  Seruway, Kamis (12/2/2026) mengatakan, pengerukan ini merupakan bagian dari janji pemerintah untuk membuka “jalur kerakyatan” bagi aktivitas ekonomi warga.

“Pemerintah hari ini menjalankan program membuka jalur kerakyatan antara Kuala Peunaga dan Kuala Tamiang. Selama ini dangkal, sekarang dikeruk agar bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai jalur ekonomi,” kata Sjafrie.

Ia menegaskan, pembukaan jalur tersebut telah ditargetkan sejak awal Februari dan kini memasuki tahap percepatan. Menurutnya, keberadaan jalur muara yang dapat dilalui akan mempermudah mobilitas nelayan, pedagang, dan warga yang bergantung pada transportasi air.

Sjafrie juga memastikan dukungan penuh dari TNI terhadap kebutuhan pemerintah daerah selama proses pengerjaan. “Kebutuhan pemerintah daerah akan mendapatkan dukungan dari TNI. Jadi masyarakat tenang saja, supaya keluar-masuk muara lebih mudah dan kehidupan ekonomi bisa kembali normal dan aman,” ujarnya.

Di lokasi, TNI mengerahkan dua metode pengerukan sekaligus, yaitu kapal keruk di area laut dan alat berat ekskavator di sisi darat. Sjafrie mengatakan dirinya telah mengecek langsung operasional kapal pengeruk yang bekerja di ujung muara.

“Targetnya jelas, jalur kerakyatan ini bisa segera dimanfaatkan masyarakat. Dulu dangkal dan susah keluar, sekarang kita perdalam. Februari ini kita dorong pengerjaan semakin maksimal,” katanya.

Pemerintah berharap normalisasi muara tidak hanya memulihkan aktivitas ekonomi warga, tetapi juga membantu mengendalikan dampak lanjutan dari bencana banjir yang menghantam wilayah  Aceh Tamiang.(mad)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved