Senin, 20 April 2026

Opini

Tanggung Jawab Komprehensif Pemulihan Martabat dan Ekologi Aceh

Selama ini pemerintah cenderung merespons bencana dengan narasi "cuaca ekstrem" dan "fenomena atmosfer". Memang benar, Siklon Tropis Senyar

Editor: Ansari Hasyim
hand over dokumen pribadi
Prof. Dr. Apridar, S.E., M. Si, Guru Besar Ilmu Ekonomi Pembangunan USK dan Ketua Dewan Pakar ICMI Orwil Aceh. 

Aceh membutuhkan tanggung jawab komprehensif yang memulihkan ekologi sekaligus martabat. Bencana 2025 harus menjadi titik balik: dari pendekatan responsif darurat menuju pencegahan struktural, dari eksploitasi sumber daya menuju keberlanjutan ekologis.

Kami menunggu langkah nyata pemerintah untuk berdiri bersama rakyat, bukan bersama perusak hutan. Pemulihan Aceh pascabencana bukan proyek infrastruktur biasa, tetapi ujian apakah negara sungguh-sungguh hadir melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, termasuk tanah, hutan, dan sungai yang menjadi sumber kehidupan anak cucu di masa depan.

 

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved