Kamis, 30 April 2026

Berita Banda Aceh

95 Pengajar Dayah Insan Qurani Dibekali Kurikulum Berbasis Cinta, Integrasikan Akademik dan Karakter

Program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi akademik, tetapi juga menitikberatkan pada penguatan adab hingga karakter santri.

Tayang:
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO
Sebanyak 95 tenaga pengajar Dayah Insan Qurani mengikuti Pelatihan Peningkatan Mutu Pengajar yang digelar di auditorium Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN-RI) Banda Aceh, Selasa (24/2/2026).  

Ia menyoroti tantangan mendidik Generasi Z yang dinamis dan kritis, sehingga diperlukan pendekatan spiritual yang menyentuh aspek emosional dan nilai.

“Guru harus menjadi teladan, pembimbing, sekaligus inspirator. Pendekatan spiritual membuat hubungan guru dan santri lebih kuat secara emosional dan sarat makna,” jelas Nazarullah. 

Sementara itu, Kamarullah SAg MPd, memaparkan strategi implementasi “Kurikulum Berbasis Cinta.” 

Ia menegaskan bahwa kurikulum tidak boleh semata-mata berorientasi pada capaian akademik, melainkan harus mengintegrasikan nilai empati, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepemimpinan dalam setiap mata pelajaran.

Melalui pelatihan ini, Dayah Insan Qur’ani berharap implementasi Kurikulum Berbasis Cinta tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi benar-benar terwujud dalam praktik pembelajaran sehari-hari. 

Dayah Insan Qurani optimistis mampu melahirkan generasi yang cerdas secara [ar1] intelektual, matang secara spiritual, serta kokoh dalam karakter dan kepemimpinan.(ar)

Baca dan Ikuti Berita Serambinews.com di GOOGLE NEWS 

Bergabunglah Bersama Kami di Saluran WhatsApp SERAMBINEWS.COM 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved