Berita Aceh Tamiang
Pedagang Pasar Kualasimpang Tagih Janji Zulhas dan Maman Abdurrahman
Faisal mengatakan pedagang sempat dijanjikan kompensasi atas kerugian usaha, namun hingga kini belum ada kejelasan.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nur Nihayati
Ringkasan Berita:
- Pedagang di Pasar Kota Kualasimpang menagih janji dua menteri yang pernah menemui mereka tak lama terjadinya bencana banjir bandang.
- Janji ini ditujukan kepada Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Maman Abdurrahman dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas).
- Kedua pejabat Kabinet Merah Putih ini diakui pedagang menjanjikan bantuan modal usaha dan rehabilitasi pasar. Namun sudah berlalu satu bulan,
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Pedagang di Pasar Kota Kualasimpang menagih janji dua menteri yang pernah menemui mereka tak lama terjadinya bencana banjir bandang.
Janji ini ditujukan kepada Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Maman Abdurrahman dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas).
Kedua pejabat Kabinet Merah Putih ini diakui pedagang menjanjikan bantuan modal usaha dan rehabilitasi pasar. Namun sudah berlalu satu bulan, bantuan yang dijanjikan tak kunjung diterima.
“Namanya kalau sudah janji ya harusnya dipenuhi, kami kan awalnya tidak pernah minta.
Tiba-tiba mereka datang kasih janji bantuan, wajar kalau kami tagih,” kata Faisal, salah satu pedagang di Pasar Kota Kualasimpang, Rabu (4/3/2026).
Baca juga: VIDEO - Viral Zulhas Panggul Beras di Lokasi Banjir: Aksi Tulus atau Gimmick Politik?
Faisal mengatakan pedagang sempat dijanjikan kompensasi atas kerugian usaha, namun hingga kini belum ada kejelasan.
“Waktu itu katanya kerugian pedagang mau diganti, tapi sampai sekarang belum ada informasi apapun,” katanya.
Diketahui Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Maman Abdurrahman meninjau pasar tersebut pada 5 Februari 2026.
Ketika itu dia menerangkan tujuan kedatangannya untuk melihat dampak banjir terhadap pedagang kecil serta memastikan percepatan pemulihan ekonomi.
Selanjutnya pada tanggal 9 Februari 2026 Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan juga mengunjungi lokasi yang sama dan menyatakan pemerintah akan melakukan rehabilitasi menyeluruh terhadap pasar rakyat, lahan pertanian, serta tambak perikanan di Aceh Tamiang.
Namun hingga memasuki Ramadan tahun ini, pedagang mengatakan pemulihan di tingkat pasar belum sepenuhnya terasa.
Fluktuasi harga, lemahnya daya beli, dan belum jelasnya realisasi bantuan membuat pelaku usaha kecil masih bertahan di tengah tekanan ekonomi, bahkan pada musim yang biasanya menjadi puncak perputaran uang tahunan.
“Kondisi hari ini belum normal, kami memang butuh bantuan supaya ada modal jualan,” ucapnya. (mad)
Baca juga: Tiga Menteri Kunjungi Tambak di Alue Kuta Jangka-Bireuen, Zulhas Sebut Pemerintah akan Kaji Bantuan
| 500 Huntap untuk Korban Banjir Aceh Tamiang Segera Rampung |
|
|---|
| Pasokan Melimpah, Harga Cabai Merah Turun di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Jadi Pembina Upacara Hari Lahir Pancasila, Eks Teroris Ingatkan Pancasila Rumusan Ulama |
|
|---|
| Banjir Bantuan, Aceh Tamiang Sembelih Hewan Kurban 4.191 Ekor |
|
|---|
| Kelapa Sawit Semakin Terpukul Dihantam TBS Terjun Bebas, Harga Pupuk Naik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ZULHAS-DI-PANGAN-MURAH.jpg)