Ramadhan di Pengungsian
Waktu Berjalan Lebih Lambat
Di tempat-tempat pengungsian, hari-hari berjalan perlahan, seakan waktu bergerak lebih lambat dari biasanya.
Situasi serupa juga terlihat di Kecamatan Serbajadi. Di Gampong Ujung Karang, sebagian warga masih tinggal di tenda bantuan, sementara yang lain mulai membangun rumah sementara dari kayu sisa banjir.
Kahirul Amri, salah satu warga yang kini tinggal di dekat lokasi pembangunan huntara, memilih mendirikan tenda di area tersebut agar lebih mudah mencari pekerjaan.
“Sudah lama kita di sini bang, kemarin sejak seminggu setelah air surut kami sudah di sini, dan kalau dihitung sudah empat bulan, saya memilih mendirikan tenda pengungsian dekat Huntara saja agar bisa bekerja di sini,” ujarnya.
Menurut dia, banyak warga kini mencoba bertahan dengan bekerja di sekitar proyek pembangunan huntara karena kehilangan sumber penghasilan setelah banjir.
Target Pemerintah
Pemkab Aceh Timur menyatakan pembangunan huntara terus dipercepat agar warga tidak terlalu lama berada dalam kondisi darurat. Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menegaskan penyediaan hunian layak bagi korban bencana menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Fokus kita adalah mengejar progres di seluruh wilayah terdampak. Targetnya jelas. Masyarakat harus segera menempati hunian yang aman dan manusiawi. Koordinasi lintas sektor terus kita perkuat untuk mengurai kendala di lapangan,” ujarnya.
Berdasarkan data Februari 2026, pembangunan huntara di Aceh Timur direncanakan mencapai 2.592 unit dengan dua skema pembangunan, yakni insitu dan komunal. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.367 unit dalam skema insitu dan 201 unit dalam skema komunal masih berada dalam proses pembangunan.
Pemerintah berharap keberadaan huntara ini dapat menjadi jembatan sementara sebelum masyarakat menempati hunian tetap. Namun bagi warga yang masih bertahan di tenda darurat, waktu terasa berjalan lebih lambat.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tenda-pengungsian-masyarakat-Dusun-Karang-Kuda-Gampong-Bunin-Kecamatan-Serbajadi-Aceh-Timur.jpg)