Berita Aceh Utara
Dari Rimba Pase ke Kursi Ketua DPRK Aceh Utara, Jalan Panjang Arafat Ali Menuju Periode Kedua
Arafat kembali dipercaya memimpin parlemen Aceh Utara untuk periode kedua, sebuah perjalanan panjang dari rimba perjuangan menuju kursi kepemimpinan.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Amirullah
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Langkah Arafat Ali menuju puncak parlemen di Kabupaten Aceh Utara, tidak dimulai dari rumah yang megah.
Bukan pula dari ruang rapat yang nyaman atau meja-meja berpendingin udara.
Ia memulai dari Rimba Pase, di mana langit menjadi atap, tanah menjadi tikar, dan pepohonan menjelma menjadi dinding yang melindungi sekaligus menguji.
Di sanalah hutan bukan sekadar tempat, melainkan rumah, sekaligus sekolah kehidupan yang menempa ketangguhan dan arah langkahnya.
Baca juga: Bolehkah Niat Puasa Qadha Digabung dengan Puasa Senin-Kamis? Ini Penjelasan Buya Yahya
Di medan itulah, ia memanggul senapan serbu Avtomat Kalashnikova 1947 (AK-47) buatan Rusia, memimpin sebuah regu kecil di tengah situasi yang serba tidak pasti saat konflik Aceh berkecamuk.
Karena itu, dituntut memiliki keberanian, ketahanan, dan ketegasan dalam mengambil keputusan.
Tahun 1999 menjadi titik balik dalam hidupnya. Ia bergabung dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sebagai bagian dari pasukan Siwah Agam.
Dua tahun kemudian, di usia yang masih muda, ia dipercaya menjadi komandan regu (danru) dengan 12 personel di bawah komandonya, sebuah amanah yang tidak ringan di tengah situasi penuh tekanan.
Kemampuan memimpin, membaca situasi di lapangan, serta membangun komunikasi di tengah tekanan konflik menjadi fondasi awal yang membentuk karakter kepemimpinannya hingga hari ini.
Baca juga: Korban Banjir Bandang 2025 di Aceh Utara Ditemukan Sudah Jadi Kerangka di Kebun Desa Tetangga
Setelah dua dekade itu berlalu, langkahnya berlabuh di ruang demokrasi.
Arafat kembali dipercaya memimpin parlemen Aceh Utara untuk periode kedua, sebuah perjalanan panjang dari rimba perjuangan menuju kursi kepemimpinan.
Anggota DPRK Aceh Utara dari Partai Aceh (PA) asal Daerah Pemilihan (Dapil) III itu resmi kembali menjabat Ketua DPRK Aceh Utara periode 2024–2029.
Penetapan tersebut dilakukan dalam rapat paripurna DPRK Aceh Utara yang berlangsung di Gedung DPRK Aceh Utara, Landing, Kecamatan Lhoksukon, Senin (28/10/2024).
Arafat dilantik bersama tiga wakil ketua lainnya sebagai pimpinan definitif lembaga legislatif tersebut.
| Perkara Narkotika Dominasi PN Lhoksukon |
|
|---|
| Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Aceh Utara, Temukan Sabu dari Pelaku, Pria asal Sumut Ikut Diamankan |
|
|---|
| Polisi Temukan Sabu Saat Ungkap Kasus Curanmor, Warga Nibong dan Pria Sumut Diciduk |
|
|---|
| Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Lhoksukon Mulai Bajak Lahan |
|
|---|
| Teror Cuaca Ekstrem di Aceh Utara, Petani Meninggal Disambar Petir di Dapur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ketua-DPRK-Aceh-Utara-Arafat-Ali-SE-MM-25-3.jpg)