Kamis, 23 April 2026

Lebaran Ditenda Pengungsian

Tradisi dan Aktivitas Sosial Menghilang

“Solidaritas dan gotong royong menjadi modal sosial utama masyarakat untuk bertahan sekaligus mempercepat pemulihan,” PROF SUADI

Editor: mufti
Serambinews.com/HO
Guru Besar Prodi Sosiologi FISIP Universitas Malikussaleh, Prof Dr Suadi MSi 

Solidaritas Jadi Modal

Suadi menilai dampak bencana tidak hanya merusak infrastruktur fisik, tetapi juga mengganggu sistem sosial masyarakat. Hilangnya ruang berkumpul membuat ritme kehidupan sosial berubah serta melemahkan komunikasi antarwarga.

Menurutnya, kelompok rentan menjadi pihak paling terdampak. Perempuan harus menanggung beban ganda, anak-anak kehilangan rasa aman dan akses pendidikan, sementara lansia menghadapi keterbatasan mobilitas di tengah kondisi darurat.

“Dalam situasi seperti ini, solidaritas dan gotong royong menjadi modal sosial utama masyarakat untuk bertahan sekaligus mempercepat pemulihan,” kata Suadi. Kebersamaan antarwarga pengungsi dinilai mampu membantu masyarakat menjaga kehidupan sosial di tengah keterbatasan.(*)

 

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved