Berita Sabang
Harga Plastik di Sabang Melonjak hingga 80 Persen, Pedagang dan UMKM Sangat Terdampak
Harga plastik di Kota Sabang melonjak hingga 70–80 persen, membuat pedagang dan pelaku UMKM sangat terdampak.
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Saifullah
Pelaku usaha kecil dan UMKM yang sebelumnya membeli dalam jumlah besar kini mulai mengurangi pembelian.
Baca juga: Harga Plastik Terus Naik, Diperkirakan Bertahan hingga Satu Tahun
“Daya beli menurun. Biasanya beli satu kilo, sekarang setengah atau seperempat saja karena harga tinggi,” katanya.
Ia mengaku kondisi tersebut turut memengaruhi omzet penjualan, terutama setelah Idul Fitri. Meski tidak terlalu besar, penurunan tetap dirasakan.
“Omzet menurun sekitar lima persen. Apalagi sekarang harga bisa berubah dalam satu hari, pagi beda, sore sudah naik lagi,” ujarnya.
Selain itu, keluhan dari pembeli juga semakin sering terjadi.
Banyak konsumen yang belum mengetahui kenaikan harga sehingga kerap menyalahkan pedagang.
“Banyak yang mengeluh, bahkan marah karena tidak tahu harga sudah naik. Padahal kami juga mengikuti harga dari distributor,” kata Hendri.
Ia menambahkan, kenaikan harga plastik mulai terasa sejak beberapa waktu lalu.
Namun lonjakan paling signifikan terjadi setelah Hari Raya Idul Fitri dan terus meningkat hingga saat ini.
Keluhan serupa disampaikan Meisina, pedagang kuliner di Sabang, yang mengaku biaya operasional usahanya meningkat tajam akibat kenaikan harga plastik.
Ia mencontohkan, harga plastik tertentu yang sebelumnya sekitar Rp4.000, kini melonjak menjadi Rp8.000 per kemasan.
Meski demikian, ia memilih tidak menaikkan harga jual makanan demi menjaga pelanggan.
“Kalau dulu bisa pakai plastik ganda, sekarang satu saja sudah cukup,” papar dia.
“Pembeli juga mulai mengerti karena memang banyak harga yang naik,” ujar Meisina.
Ia menambahkan, kenaikan tidak hanya terjadi pada plastik, tetapi juga merembet ke perlengkapan lain seperti sendok dan sumpit.
Namun, ia tetap mempertahankan harga jual agar tidak membebani konsumen.
Para pelaku usaha di Sabang berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera menstabilkan harga serta memastikan kelancaran pasokan plastik.
Stabilitas distribusi dinilai menjadi kunci agar aktivitas ekonomi, khususnya sektor mikro, tidak semakin tertekan.(*)
harga plastik
harga plastik naik
Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)
Sabang
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Polsubsektor Pelabuhan Usulkan Pos Imigrasi di Balohan, Koordinasi Dinilai Belum Maksimal |
|
|---|
| Pasang Surut Perairan Sabang - Banda Aceh Terpantau Normal, Gelombang Tenang |
|
|---|
| 575 KK di Kuta Ateuh Sabang Terima Subsidi Listrik, Total Rp155 Juta |
|
|---|
| Jumat 24 April 2026, Berikut Daftar Khatib dan Imam Shalat Jumat di Sabang |
|
|---|
| Jadwal Feri Sabang - Banda Aceh Normal, Dua Kapal Layani Tiga Trip Harian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/harga-plastik-melonjak-80-persen.jpg)