Berita Aceh Utara
Pelaku Penyerangan Ibu dan Anak di Aceh Utara Jalani Pemeriksaan Kejiwaan
Polisi Aceh Utara membawa pelaku penyerangan ibu dan anak di Gampong Simpang Empat, Seunuddon, ke RSJ Banda Aceh untuk pemeriksaan kejiwaan.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Polisi Aceh Utara membawa pelaku penyerangan ibu dan anak di Gampong Simpang Empat, Seunuddon, ke RSJ Banda Aceh untuk pemeriksaan kejiwaan.
- Korban, Nurhanifah (37) dan anaknya Bintang Zaki (12), mengalami luka tusuk serius dan kini dirawat intensif di RSUD Cut Meutia Aceh Utara.
- Kasus ini masih diselidiki lebih lanjut, sementara polisi menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Jafaruddin | Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Penanganan kasus penyerangan terhadap seorang ibu dan anak di Gampong Simpang Empat, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, terus bergulir.
Polisi telah membawa pelaku bernama Abizar (24), seorang pria tuna rungu-wicara, ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Banda Aceh untuk menjalani pemeriksaan kondisi kejiwaannya.
Langkah ini dilakukan guna memastikan aspek psikologis pelaku sebelum proses hukum dilanjutkan, sekaligus mendalami motif di balik aksi brutal tersebut.
Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto melalui Kasi Humas, AKP Bambang menyebutkan, pelaku dibawa dengan pengawalan ketat oleh aparat Polsek Seunuddon dan Resmob Polres Aceh Utara, serta didampingi keluarga.
Pemeriksaan kejiwaan dianggap penting karena kasus ini menimbulkan pertanyaan besar terkait latar belakang tindakan pelaku.
Baca juga: Ibu dan Anak Diserang Pria Bersenjata Tajam di Aceh Utara, Pelaku Sempat Duel dengan Bocah 12 Tahun
Sementara itu, korban bernama Nurhanifah (37) dan anaknya, Bintang Zaki Almunawwarrah (12), masih menjalani perawatan intensif di RSUD Cut Meutia Aceh Utara.
Nurhanifah mengalami luka tusuk serius di bagian perut, dada, dan lengan, sementara anaknya menderita luka tusuk di rusuk kiri.
Kondisi ibu korban dilaporkan kritis karena organ dalam terkena tusukan.
Peristiwa berdarah ini terjadi pada Rabu malam, 8 April 2026, sekitar pukul 22.30 WIB.
Pelaku diduga masuk ke rumah korban secara diam-diam sebelum menyerang menggunakan pisau dapur.
Saat ibunya diserang, Bintang berusaha melawan dengan pedang yang tersimpan di rumah.
Namun ia juga terluka sebelum berhasil keluar untuk meminta pertolongan.
Ayah korban, Samsul Bahri, yang berada di warung kopi sekitar 300 meter dari rumah, segera datang bersama warga setelah diberitahu anaknya.
penyerangan ibu dan anak
pelaku penyerangan ibu dan anak
pemeriksaan kejiwaan
Aceh Utara
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Dampak 5 Tahun Rusaknya Bendung Krueng Pase, Petani Aceh Utara 13 Kali Gagal Panen |
|
|---|
| Menteri PU Resmikan Bendung Krueng Pase, Dody: Masalah Kekeringan Saat Musim Kemarau Dapat Teratasi |
|
|---|
| Lagi, Perempuan dan Pria Ditangkap di Aceh Utara |
|
|---|
| Peminat Kurang, Pemkab Aceh Utara Perpanjang Masa Pendaftaran Komisaris dan Dirut PT Bina Usaha |
|
|---|
| Pemkab Aceh Utara Kembali Perpanjang Masa Pendaftaran Komisaris dan Dirut PT Bina Usaha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Warga-bersama-petugas-mendatangi-rumah-penyerangan-dengan-senjata-tajam-di-Seunuddon.jpg)