Senin, 27 April 2026

Berita Banda Aceh

Ajak Seluruh Masyarakat Dukung BNNP Berantas Narkoba di Aceh

perang terhadap narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Nasruddin atau Nyak Dhien Gajah yang merupakan mantan tahanan politik (tapol) dan narapidana politik (napol) Gerakan Aceh Merdeka (GAM) foto bersama dengan Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh 
Ringkasan Berita:Nasruddin mengajak masyarakat Aceh menjadi garda terdepan memerangi narkoba demi masa depan generasi muda.
 
Ia mendukung langkah Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol. Dedy Tabrani yang mengedepankan pendekatan humanis, edukatif, serta pencegahan.
 
Seluruh elemen masyarakat diminta bersatu dalam edukasi, pengawasan, dan pembinaan untuk memutus rantai peredaran narkoba.

SERAMBINEWS.COM – Nasruddin alias Nyak Dhien Gajah mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk menjadi garda terdepan dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang kian mengkhawatirkan.

Ajakan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda Aceh serta upaya menjaga nilai-nilai agama dan budaya yang selama ini menjadi fondasi kehidupan masyarakat.

Nyak Dhien Gajah yang merupakan mantan tahanan politik (tapol) dan narapidana politik (napol) Gerakan Aceh Merdeka (GAM), sekaligus Ketua Tim Relawan Pemenangan Mualem-Dek Fadh, menegaskan bahwa perang terhadap narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

“Seluruh masyarakat Aceh harus bersatu. Kita tidak boleh memberi ruang sedikit pun bagi narkoba untuk merusak generasi kita. Ini adalah ancaman nyata terhadap masa depan Aceh,” ujarnya.

Baca juga: Kolaboratif Cara Efektif dalam Penanggulangan Narkoba di Aceh

Ia juga menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang dilakukan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si dalam upaya pemberantasan narkoba di Aceh.

Menurutnya, kepemimpinan Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani menunjukkan pendekatan yang humanis dan edukatif dalam menangani persoalan narkoba. 

Selain memiliki latar belakang sebagai Doktor Ilmu Kepolisian, ia dinilai mampu mengedepankan strategi pencegahan melalui penanaman nilai-nilai keagamaan dan pembentukan karakter masyarakat, khususnya generasi muda.

“Beliau tidak hanya menekankan penindakan, tetapi juga pencegahan. Pendekatan humanis yang dilakukan sangat penting agar masyarakat, terutama anak muda, tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.

Baca juga: Ancaman Serius Narkoba Mengintai, BNNP Aceh Dorong Penguatan Syariat

Gerakan kolektif melawan narkoba

Nyak Dhien Gajah juga mengajak seluruh elemen, mulai dari tokoh agama, pimpinan dayah, kalangan akademisi, hingga komunitas masyarakat sipil untuk bersama-sama memperkuat gerakan kolektif melawan narkoba.

Ia menekankan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dalam memberikan edukasi, pengawasan, serta pembinaan menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di Aceh.

“Perang melawan narkoba harus menjadi gerakan bersama. Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita yakin Aceh bisa terbebas dari ancaman narkoba,” tutupnya.(*)

Baca juga: Mengapa Edukasi Narkoba Harus Viral?

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved