Berita Banda Aceh
Peringati Hari Talasemia Sedunia, YDUA Kampanyekan ‘Melihat yang Selama Ini Tak Terlihat’
Aceh menjadi wilayah dengan prevalensi carrier talasemia tertinggi di Indonesia, mencapai 13,4 persen.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Saifullah
Banyak anak penyandang talasemia mayor di Aceh harus menjalani transfusi darah rutin setiap dua hingga empat minggu sepanjang hidupnya.
Baca juga: YADUA Kampanye Cegah Talasemia, Dorong Wajib Skrining Pranikah di Aceh
Sebagian keluarga bahkan harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan satu kantong darah.
Sementara ketersediaan darah sehat dan dukungan layanan kesehatan masih menjadi pekerjaan rumah bersama.
Dalam peringatan tahun ini, YDUA menyerukan lima agenda mendesak yakni:
Peningkatan kesadaran masyarakat tentang talasemia
Penguatan program donor darah sukarela
Perluasan skrining dan deteksi dini khususnya bagi pasangan yang akan menikah
Penghapusan stigma terhadap penyintas
Penguatan kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas hidup pasien
Baca juga: Kasus HIV di Aceh Meningkat, YADUA Ingatkan Pentingnya Skrining Darah Bagi Pasien Talasemia
YDUA juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendonor darah sukarela yang selama ini menjadi tulang punggung kehidupan para pejuang talasemia.
Penghargaan turut diberikan kepada Palang Merah Indonesia, para dokter, perawat, petugas donor darah, serta seluruh rumah sakit yang terus mendukung pelayanan bagi pasien talasemia di Aceh.
Kepada para penyintas dan keluarga yang berjuang dalam diam, YDUA menyampaikan pesan penuh harapan.
“Suara kalian penting. Semakin banyak keluarga yang bersuara, semakin banyak anak yang bisa terdiagnosis lebih awal dan mendapat pelayanan yang layak,” pesannya.
Menutup peringatan ini, YDUA menggaungkan pesan kampanye yang menjadi inti gerakan mereka tahun ini, yakni “Tak Terlihat Bukan Berarti Tak Membutuhkan.”
Peringatan Hari Talasemia Internasional 2026 di Aceh akan diisi dengan berbagai kegiatan edukasi publik, kampanye media sosial, donor darah, dan penguatan solidaritas masyarakat terhadap anak-anak pejuang talasemia.
YDUA pun mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan media untuk bersama-sama memastikan tidak ada lagi penyandang talasemia yang tersembunyi dan terlupakan.
Untuk informasi lebih lanjut dan kolaborasi, masyarakat dapat menghubungi Yayasan Darah Untuk Aceh (YDUA) melalui nomor 0811-6829-244.(*)
Talasemia
Hari Talasemia Sedunia
Yayasan Darah Untuk Aceh
Banda Aceh
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Ada 3 Pemain Aceh yang Ikut Bawa Adhayaksa FC Promosi ke Liga Super Indonesia |
|
|---|
| RSUDZA Masih Butuh Tambahan Rumah Singgah untuk Keluarga Pasien |
|
|---|
| SMAN 15 Adidarma Banda Aceh Gelar Alumni Saweu Sikula, Taqwaddin Sampaikan 6 Kiat Sukses |
|
|---|
| Kapolda Aceh Dorong MAA Jadi Garda Penyelesaian Konflik Sosial Berbasis Adat |
|
|---|
| Mahasiswa USK Sabet 8 Penghargaan Bergengsi di DEC Bali, Ini Kategorinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/nurjannah-husien.jpg)