Selasa, 12 Mei 2026

Berita Aceh Barat

Daftar 18 Gampong di Aceh Barat yang Diaudit, Dugaan Penyimpangan Dana Desa Capai Rp10 Miliar

Pemerintah daerah memberikan tenggat waktu hingga 30 Juni 2026 kepada para aparatur desa tersebut untuk menyelesaikan kewajiban mereka.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Via Kompas.com
ILUSTRASI DANA DESA - 

14. Drien Rampak

  • Khusus dua desa di Kecamatan Johan Pahlawan tersebut, audit dilakukan atas permintaan pemerintah desa sendiri.
  • Kecamatan Meureubo

15. Buloh

16. Meunasah Rambot

17. Gampong Baro

18. Ranto Panyang Timur

Zakaria menyebutkan audit akan terus dilakukan secara bertahap terhadap desa-desa lain apabila ditemukan indikasi penyimpangan atau laporan masyarakat yang dinilai kuat.

Baca juga: Jaksa Tuntut Alaidin Mantan Keuchik Kasus Dana Desa di Nagan 3 Tahun Penjara

Aparatur Desa Diminta Transparan

Inspektorat juga mengingatkan seluruh aparatur desa agar lebih terbuka kepada masyarakat terkait penggunaan dana desa.

Salah satu langkah yang diminta adalah memasang baliho informasi kegiatan dan penggunaan anggaran di depan kantor keuchik.

“Sampaikan kepada masyarakat apa saja kegiatan tahun ini. Buat baliho di depan kantor keuchik agar masyarakat tahu. Jangan sekali-kali mengambil kebijakan yang tidak tertuang dalam APBG,” tegas Zakaria.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dan tuha peut sangat penting dalam pengawasan penggunaan dana desa agar potensi penyimpangan bisa dicegah sejak awal.

Menurutnya, transparansi bukan hanya soal administrasi, tetapi juga bentuk pertanggungjawaban moral aparatur desa kepada masyarakat.

Dua Keuchik Diaktifkan Kembali

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, mengatakan pemerintah daerah telah mengaktifkan kembali dua keuchik yang sebelumnya sempat dinonaktifkan karena temuan hasil audit.

Kedua kepala desa tersebut kembali menjabat setelah menyelesaikan pengembalian kerugian negara sesuai hasil pemeriksaan Inspektorat.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved