Infrastruktur
MaTA Minta Polda Aceh Usut Proyek Pengaspalan Kuta Binjei–Alue Ie Mirah
Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) meminta Kepolisian Daerah (Polda) Aceh memberi perhatian serius terhadap
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Ansari Hasyim
Ia menegaskan, kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya besar terkait keterbukaan informasi dan transparansi proses pengadaan proyek kepada publik.
Selain itu, alasan yang disampaikan pihak pelaksana proyek mengenai kerusakan jalan yang disebut-sebut akibat pengerjaan pada musim hujan juga dinilai tidak relevan.
“Alasan tersebut sama sekali tidak memiliki landasan yang kuat dan tidak relevan secara teknis,” tegasnya.
Menurut MaTA, proyek jalan dengan nilai anggaran miliaran rupiah seharusnya tetap mengacu pada standar mutu konstruksi, metode kerja yang benar, serta pengendalian kualitas yang memadai agar hasil pekerjaan mampu bertahan dalam berbagai kondisi cuaca.
Terlebih, ruas jalan tersebut kerap dilalui kendaraan bertonase berat sehingga membutuhkan spesifikasi material dan konstruksi yang benar-benar kuat serta sesuai standar teknis.
MaTA menilai persoalan ini tidak hanya menyangkut potensi kerugian negara, tetapi juga menimbulkan kerugian sosial yang besar bagi masyarakat.
Setelah menunggu pembangunan jalan selama puluhan tahun sebagai akses vital penunjang aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari, warga kembali dirugikan apabila kualitas pekerjaan tidak sesuai harapan dan infrastruktur cepat mengalami kerusakan.
Dalam hal ini, MaTA mendesak Polda Aceh untuk mengusut secara serius dan menyeluruh proyek pembangunan jalan tersebut. “Siapa pun yang terlibat wajib ditetapkan sebagai tersangka,” tegas Alfian.
Ia juga menyampaikan bahwa kasus tersebut saat ini telah masuk tahap penyelidikan di Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polda Aceh.
MaTA menyatakan dukungan penuh terhadap proses penyelidikan yang sedang berjalan dan menekankan pentingnya penegakan hukum demi terpenuhinya rasa keadilan bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga keadilan benar-benar terwujud,” pungkasnya.(*)
| Jembatan Gantung Perintis Garuda Hubungkan Dua Desa, Warga Aceh Tamiang Bersyukur |
|
|---|
| Al-Farlaky Resmikan Jalan Peureulak–Leubok Pempeng |
|
|---|
| Alat Sudah Siap, Tapi Aspal Masih Tertahan, Ini Penyebab Empat Proyek Jalan Gayo Lues Belum Rampung |
|
|---|
| Rangka Jembatan Bailey di Beutong Ateuh Nagan Mulai Dipasang, Jembatan Darurat Kayu Dilintasi Mobil |
|
|---|
| DPRK Banda Aceh Minta PUPR Prioritaskan Perbaikan Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jalan-y879ujk.jpg)