Kamis, 21 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Memetik Ilmu dari Program LBD Medco, Kini Suyanto Menikmati Manisnya Panen Semangka

Dulu nyaris bangkrut karena gagal panen, kini Suyanto sukses panen 23 ton semangka dan raup untung Rp90 juta berkat pendampingan MedcoEnergi.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Amirullah
Humas Medco Energi
Suyanto dan Manager Field Relations & Community Enhancement Corridor Asset, Sudewo, saat berbagi cerita dalam diskusi pada Indonesia Petroleum Association Convention & Exhibition 2026 di Tangerang, Rabu (20/5/2026). 

Kilas balik ke 2012, tak lama setelah menikah, Suyanto meninggalkan kampung halamannya di Lampung dan merantau ke Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Ia datang dengan harapan dapat mengubah nasib. Namun, kenyataannya tanah rantau tak selalu bersahabat.

Masa-masa sulit seperti gagal panen, kegagalan saat penyemaian, harga jual yang anjlok, hingga nyaris bangkrut menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

Perubahan mulai terasa ketika Program Local Business Development hadir dalam kehidupannya. Suyanto percaya bahwa melalui belajar dan pendampingan, segala sesuatu dapat berubah.

Jika dulu ia selalu terkendala karena sistem penyemaian. Kini, berkat pendampingan yang, ia mampu melakukan penyemaian dengan lebih baik. 

Sebagai bagian dari kolaborasi, dukungan juga datang dari Pemerintah Desa Tampang Baru mengalokasikan dana desa untuk membantu pembajakan lahan para petaninya.

Kini, Suyanto mulai menikmati hasil kerja kerasnya. Keuntungan dari panen semangka terus mengalir, sementara roda hidupnya tampak sedang berputar di tengah hamparan perbukitan Desa Tampang Baru.

Suyanto menatap masa depan dengan penuh pecaya diri, dan senyuman merekah. Dalam beberapa hari ke depan, ia akan kembali memanen semangka di lahan yang sama. Ia berharap hasil panennya semakin baik dan harga jual tetap stabil agar rezeki terus mengalir.

Sebab, di rumah ada istri yang menunggu. Sementara di tempat lain, ada sang anak yang sedang menuntut ilmu dan menanti kiriman biaya setiap bulan.

Suyanto juga berharap pendampingan Program Local Business Development dari MedcoEnergi kepada dirinya dan kelompok tani di desanya dapat membawa perubahan yang lebih luas. Ia ingin masyarakat lain mendapatkan kesempatan serupa.

Ia berharap pengetahuan tentang pembuatan pupuk organik, teknik penyemaian, dan pengolahan lahan yang diperolehnya dapat menginspirasi petani lain agar mereka juga bisa merasakan manisnya panen semangka yang melimpah.

Program LBD dijalankan secara bertahap sejak 2023 untuk menjawab berbagai tantangan yang sebelumnya dihadapi para petani, mulai dari keterbatasan modal, rendahnya produktivitas, minimnya pengetahuan teknis budidaya, hingga belum optimalnya jaringan pemasaran.

Medco E&P Grissik Ltd. sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di Blok Corridor memberikan dukungan melalui pendampingan teknis, penyediaan sarana produksi, serta fasilitasi akses pemasaran.

“Melalui Program LBD, MedcoEnergi terus menghadirkan pemberdayaan yang tidak hanya bersifat bantuan, tetapi juga membangun kapasitas masyarakat agar mampu mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan. Kami melihat kelompok ini memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi contoh penguatan ekonomi lokal di sekitar area operasi,” ujar Manager Field Relations & Community Enhancement Corridor Asset, Sudewo, dalam sesi diskusi pada Indonesia Petroleum Association Convention & Exhibition 2026 di Tangerang, Rabu (20/5/2026).

Dalam pelaksanaannya, MedcoEnergi bersama Plantari mendampingi Kelompok Sumpal Palawija Makmur yang beranggotakan delapan petani. Pendampingan dilakukan melalui distribusi benih dan pupuk, pengelolaan lahan, pemilihan varietas, pemupukan, pengendalian hama ramah lingkungan, hingga penguatan kemitraan pemasaran.
Kini, Suyanto, Kelompok Sumpal Palawija Makmur, dan Desa Tampang Baru telah merasakan betapa manisnya panen semangka. (*)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved