Berita Sabang
Cuaca tidak Menentu Ganggu Panen Cengkeh di Sabang, Bunga Rontok sebelum Dipetik
Cuaca tidak menentu di Sabang tahun 2026 mengganggu musim panen cengkeh, banyak bunga rontok sebelum dipetik.
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Saifullah
Para petani berharap, adanya dukungan sarana produksi, terutama pupuk agar hasil perkebunan cengkeh di Sabang tetap stabil.
Baca juga: Jarang Diketahui, Ini Manfaat Minum Teh Cengkeh Tiap Hari, Mengelola Gula Darah hingga Cegah Kanker
Sementara itu, Zulfikar, pengepul cengkeh di Sabang mengatakan, cuaca yang tidak menentu turut memengaruhi pasokan cengkeh di tingkat pengepul.
Menurutnya, hasil panen yang masuk menjadi tidak stabil karena sangat bergantung pada kondisi di kebun.
Ia mengungkapkan, pada tahun 2025 lalu, dirinya bisa mengumpulkan cengkeh hingga sekitar 8 hingga 9 ton dalam satu periode panen untuk dikirim ke Medan.
Namun tahun ini jumlah tersebut belum bisa dipastikan akibat hasil panen yang tidak menentu.
“Kalau tahun lalu, satu kali periode panen bisa 8 sampai 9 ton. Tahun ini belum tentu karena hasil di kebun juga tidak stabil,” kata Zulfikar.(*)
Cengkeh
Kebun Cengkeh
bunga cengkeh
panen cengkeh
produksi cengkeh
Sabang
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Harga Cengkeh di Sabang Turun Tajam, Permintaan Pasar Melemah |
|
|---|
| Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan |
|
|---|
| Wakil Wali Kota Suradji Minta Generasi Muda Jadi Benteng Pancasila di Era Digital |
|
|---|
| Embat Uang Rp 31 Juta, Pelaku Ditangkap Identitas Terungkap dari CCTV |
|
|---|
| Arus Balik Wisatawan dari Sabang Meningkat, Express Bahari Tambah Trip |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/produksi-cengkeh-di-Sabang-terganggu-cuaca.jpg)