Rabu, 22 April 2026

Pertama di Banda Aceh, MMF Gelar Turnamen Memancing Cumi

Agenda yang disebut perdana dilaksanakan di Banda Aceh ini dinamakan ‘Banda Aceh Eging Tournamen’, diikuti oleh 130 peserta.

Editor: Yocerizal
MMF/SERAMBINEWS.COM
FOTO BERSAMA - Panitia dari MMF dan peserta Banda Aceh Eging Tournamen, foto bersama setelah pembagian hadiah utama dan doorprize, Rabu (3/9/2025) malam di Ulee Lheue, Banda Aceh. 

SERAMBINEWS.COM - Komunitas Merah Mata Fishing (MMF) melaksanakan turnamen mancing cumi di kawasan Ulee Lheue, Banda Aceh, Rabu (3/9/2025) tadi malam. 

Agenda yang disebut perdana dilaksanakan di Banda Aceh ini dinamakan ‘Banda Aceh Eging Tournamen’, diikuti oleh 130 peserta yang berasal dari Banda Aceh dan sekitarnya. 

Lomba mancing cumi ini memperebutkan puluhan doorprize dengan nominal jutaan Rupiah. 

Sebelum Banda Aceh Eging Tournamen dimulai, Komunitas MMF melaksanakan santunan kepada delapan anak yatim di Gampong Ulee Lheue. 

Agenda santunan memang kebiasaan rutin yang dilaksanakan MMF saat melangsungkan agenda, dengan harapan menuai keberkahan dari kegiatan yang dilaksanakan. 

Lomba Mancing Cumi _1
SANTUNI ANAK YATIM - Komunitas MMF menyantuni delapan anak yatim di kawasan Ulee Lheue Banda Aceh, sebelum dimulai Banda Aceh Eging Tournamen, Rabu malam (3/9/2025).

Kepada seluruh peserta, panitia mengenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 20 ribu, dana yang terkumpul tersebut, seluruhnya disalurkan kepada anak yatim. 

Peserta yang telah mendaftar mendapatkan kupon untuk ditukarkan dengan doorprize, makan malam, snack serta kopi yang sudah disediakan panitia. 

Baca juga: Polisi Tangkap Tiga Penambang Emas Di Hutan Lindung Geumpang Pidie

Baca juga: DKPP Vonis Komisioner Panwaslih Tak Layak Lagi Awasi Pemilu, Ketua KIP Banda Aceh juga Dicopot

Lomba dimulai pukul 20.30 WIB, sampai dengan pukul 23.00 WIB. Selanjutnya dilakukan pembagian dooprize sampai acara selesai.  

Ketua Merah Mata Fishing, Ridho Hamdiki pada awak media mengatakan, Banda Aceh Eging Tournamen dilaksanakan pihaknya untuk ajang silahturahmi bagi para pemancing. 

“Agenda ini kami laksanakan agar para pemancing bisa bertemu, menyambung silahturahmi, dari yang tidak kenal menjadi saling mengenal,” kata dia. 

Ridho dengan bangga mengatakan, Banda Aceh Eging Tournamen yang dilaksanakan pihaknya merupakan yang pertama di Banda Aceh. 

“Mancing cumi ini pertama dilakukan di Banda Aceh, sebelum-sebelum ini kami pernah mengadakan lomba mancing ikan, serta komunitas lain juga pernah melakukannya,"

"Namun untuk lomba mancing cumi ini, pertama dilakukan oleh Komunitas Merah Mata Fishing," ucap Ridho.

Ridho berterima kasih kepada seluruh peserta yang mendaftar. Dia mengakui terkejut dengan antusias para pemancing, karena pihaknya menargetkan 50 peserta untuk turnamen ini, ternyata yang mendaftar lebih dari prediksi. 

Baca juga: Kupi Khop, Dari Kopi Pesisir Kini Jadi Magnet Wisatawan

Baca juga: Dua Bulan Berjuang Melawan Penyakit, Jamaah Terakhir Aceh di Saudi Meninggal Dunia

“Saya akui terkejut dan senang. Awalnya kami menargetkan 50 peserta untuk turnamen ini, ternyata yang mendaftar sampai 130 peserta,"

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved