Rabu, 3 Juni 2026

Berita Aceh Selatan

Debu Pekat Selimuti Kota Bahagia, Warga Minta Perhatian Pemkab Aceh Selatan

Selama berbulan-bulan, masyarakat Kota Bahagia, Aceh Selatan, hidup dalam kepungan debu pekat yang tidak hanya merusak kesehatan, tapi juga mengganggu

Tayang:
Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
JALAN BERDEBU - Kondisi jalan berdebu di Kecamatan Kota Bahagia - Bakongan, Sabtu (20/9/2025). 

Selama berbulan-bulan, masyarakat Kota Bahagia, Aceh Selatan, hidup dalam kepungan debu pekat yang tidak hanya merusak kesehatan, tapi juga mengganggu aktivitas dan keselamatan pengguna jalan.

Laporan Ilhami Syahputra | Aceh Selatan 

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN – Jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki membuat Kota Bahagia berubah menjadi “Kota Debu”. 

Selama berbulan-bulan, masyarakat Kota Bahagia, Aceh Selatan, hidup dalam kepungan debu pekat yang tidak hanya merusak kesehatan, tapi juga mengganggu aktivitas dan keselamatan pengguna jalan.

“Anak-anak batuk, orang tua sakit pernapasan. Setiap hari kami menghirup debu, tapi pemerintah seperti tidak peduli,” keluh Rahmat, warga setempat kepada Serambinews.com, Sabtu (20/9/2025).

Debu tebal itu tak hanya mengotori rumah-rumah warga, tetapi juga menutup jarak pandang para pengendara motor hingga kerap memicu kondisi rawan kecelakaan. 

Sementara itu, roda perekonomian warga ikut terpukul karena banyak usaha kecil kehilangan pelanggan.

Rahmat menyebut, persoalan ini bukan sekadar keluhan kecil. 

Baca juga: Jalan Kota Bahagia Aceh Selatan Berdebu, Warga Mulai Terserang Gangguan Saluran Pernapasan 

“Kalau panas, debu menutupi mata. Kalau hujan, jalan jadi kubangan lumpur. Sudah berbulan-bulan begini, sampai kapan kami dibiarkan,” ujarnya dengan nada kesal.

Masyarakat bahkan menantang Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, untuk turun langsung menyaksikan kondisi Kota Bahagia.

Mereka menuntut tindakan nyata, mulai dari penyiraman jalan secara rutin hingga percepatan perbaikan infrastruktur.

“Kami tidak minta muluk-muluk, cukup pemerintah bergerak cepat agar kami bisa bernapas lega dan hidup normal kembali,” tegas Rahmat.

“Jika masalah ini terus diabaikan, warga khawatir Kota Bahagia akan selamanya dikenal sebagai Kota Debu yang menyimpan ironi di balik namanya,” pungkasnya. 

Tanggapi Jalan Berdebu di Kota Bahagia, Bupati Mirwan: Tahun ini Kita Tindak Lanjuti Penganggarannya

Baca juga: Jalan di Kota Bahagia Berdebu dan Berlobang, Warga Mengeluh

Hampir tiga bulan sebelumnya atau 23 Juni 2025, Bupati Aceh Selatan Mirwan, menanggapi keluhan masyarakat Kecamatan Kota Bahagia akibat jalan berdebu.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved