Minggu, 12 April 2026

Pencemaran limbah

Ini Penyebab Banyaknya Ikan Mati di Sungai  Lae Gombar Aceh Singkil 

Kebocoran itu menyebabkan terjadinya aliran limbah ke badan air sungai yang berdampak langsung terhadap ikan.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
HASIL LAB: Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aceh Singkil, Surkani disaksikan Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman, perwakilan PT Nafasindo, kepolisian dan masyarakat sampaikan hasil uji laboratorium dugaan pencemaran limah pabrik sawit PT Nafasindo di kantor bupati setempat di Pulo Sarok, Singkil, Kamis (25/9/2025). 

Kebocoran itu menyebabkan terjadinya aliran limbah ke badan air sungai yang berdampak langsung terhadap ikan.

Penulis: Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Penyebab banyaknya ikan mati di sungai Lae Gombar, Kabupaten Aceh Singkil, terjadi ketika kolam 9 limbah pabrik kelapa sawit PT Nafasindo, bocor.

Bocornya kolam limbah tersebut terjadi pada 6 September 2025 antara pukul 05.00-08.00 WIB.

Setelahnya kolam limbah tidak bocor lagi lantaran dilakukan penutupan. 

Kebocoran itu menyebabkan terjadinya aliran limbah ke badan air sungai yang berdampak langsung terhadap ikan.

Baca juga: BREAKING NEWS - DLH Aceh Singkil Umumkan Hasil Uji Lab Dugaan Pencemaran Limbah Pabrik PT Nafasindo 

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Singkil, Surkani saat menyampaikan hasil uji laboratorium dugaan pencemaran limbah pabrik kelapa sawit PT Nafasindo, di kantor bupati setempat di Pulo Sarok, Singkil, Kamis (25/9/2025).

Penyampaian hasil uji lab tersebut disaksikan Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman, perwakilan PT Nafasindo, kepolisian dan masyarakat.

"Kebocoran itu memungkinkan adanya kejadian sesaat (incident-based impack) yang berdampak langsung terhadap biota perairan, khusunya ikan," kata Surkani. 

Menurut Surkani hal tersebut berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan petugasnya bersama PT Nafasindo. 

"PT Nafasindo secara terbuka telah mengakui adanya kebocoran kolam yang menyebabkan terjadinya aliran limbah ke badan air atau sungai (overflow)," ujarnya. 

Sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Singkil, umumkan hasil uji laboratorium dugaan pencemaran limbah pabrik kelapa sawit PT Nafasindo.

Kepala DLH Aceh Singkil, Surkani mengatakan, ada tiga sampel air yang diuji di laboratorium.

Masing-masing dari kolam limbah nomor 9 pabrik kelapa sawit PT Nafasindo yang bocor.

Lalu air sungai Lae Singkohor dan air sungai Lae Gombar lokasi ditemukannya ikan mati akibat dugaan masuknya limbah pabrik sawit Nafasindo. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved