Selasa, 14 April 2026

Berita Aceh Utara

Dinkes Aceh Utara : Murid Tumbang Usai Santap Menu MBG Baru Terjadi di Matangkuli

tiga murid SD Negeri 6 Matangkuli Aceh Utara dilaporkan sempat dilarikan ke Puskesmas setempat, setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG)

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
JENGUK PASIEN - Humas RSUCM Aceh Utara, dr Hary Laksamana menjenguk murid SD asal Matangkuli, Aceh Utara yang muntah-muntah hingga mencret usai menyantap menu MBG. 

"Sampai Jumat hari ini kita belum terima hasil pemeriksaan dari BPOM ataupun Labkesda
Jadi masih belum bisa pastikan secara pasti penyebab para murid tersebut mengalami muntah hingga mucret," katanya.

Baca juga: Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemerintah, BGN Jelaskan Mekanismenya

Saat ditanya kapan kira-kira hasil pemeriksaan sampel keluar, dr Ferianto tidak bisa memastikan.

"Tidak pasti kapan keluar. Biasanya tergantung apakah banyak sampel lainnya yang diperiksa ataupun tidak. Tapi saat sampel yang kita kirim selesai diperiksa, pasti akan menghubungi pihak kita," pungkasnya.

Sedangkan untuk memastikan penyebab para murid mengalami gejala tersebu, pihak RSUCM sendiri telah memeriksa darah pasein dan juga sempat merencanakan pemeriksaam tinja pasien pada Jumat pagi tadi.

Tapi pada akhirnya, pihak rumah sakit tidak jadi memeriksa tinja pasien.

Disamping itu, sampai saat ini pihak rumah sakit pun belum mengambil kesimpulan apakah pasien mengalami sejumlah gejala tersebut karena keracunan usai menyantap menu MBG ataupun faktor kesehatan lainnya.

Diberitakan sebelumnya, Sebanyak tiga murid SD Negeri 6 Matangkuli Aceh Utara dilaporkan sempat dilarikan ke Puskesmas setempat, setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG), pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Sedangkan gejala yang dialami ketiga murid tersebut usai menyantap Menu BMG adalah pening, mual hingga muntah dan juga mencret.

Tapi hingga kini tetap belum bisa dipastikan apakah mereka keracunan akibat menyantap menu BMG ataupun memang karena faktor kesehatan lainnya.

Kepala Puskesmas Matangkuli, Nalia Nova, menyebutkan, kalau ketiga murid tersebut diantar ke Puskesmas oleh guru Senin sekitar pukul 10.00 WIB.

Gejala yang dialami mereka adalah mual hingga muntah, sakit kepala dan juga mencret.

Namun satu diantara murid, setelah dilakukan observasi beberapa jam, kondisi membaik, sehingga dipulangkan.

Sedangkan dua lagi, setelah dirawat satu hari, kondisi belum membaik, sehingga langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umun Cut Mutia.

Baca juga: VIDEO - Heboh! SPPG Bandung Barat Cuci Alat MBG Pakai Air Kotor, Dapur Ditutup!

Humas Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara, dr Harry Laksamana, Jumat (3/10/2025), menguraikan, guna memastikan penyebab kedua pasien mengalami gejala muntah hingga mencret, sempat dilakukan pemeriksaan darah.

Hasilnya memang ditemukan sejumlah indokator yang meningkat, seperti sel darah putihnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved