Sabtu, 2 Mei 2026

Sabang

Kota Sabang Dapat Enam Kuota Dapur Program Makan Bergizi Gratis, Ini Kata Koordinator BGN

“Kunci sukses program MBG selama ini adalah kami rutin melakukan evaluasi, termasuk pengembangan menu. Hal ini penting agar anak-anak...

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Eddy Fitriadi
For Serambinews.com
SPPG - Salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kurnia Cahaya Permata di Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, yang menjadi pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG – Kota Sabang memperoleh enam kuota dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN). Dari total tersebut, dua dapur telah beroperasi, satu dapur sedang dalam tahap persiapan, sementara tiga dapur lainnya dijadwalkan segera menyusul.

Koordinator Wilayah BGN Kota Sabang, Yuni Karnisa, S.Si., M.Pi., mengatakan pelaksanaan program MBG di Sabang sejauh ini berjalan lancar tanpa kendala berarti. Hal ini, menurutnya, berkat koordinasi yang baik antara pihak sekolah, tim Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG), dan instansi terkait lainnya.

“Kunci sukses program MBG selama ini adalah kami rutin melakukan evaluasi, termasuk pengembangan menu. Hal ini penting agar anak-anak tidak bosan dan tetap mendapatkan makanan dengan gizi seimbang serta cita rasa yang baik,” ujar Yuni, Jumat (17/10/2025).

Di wilayah Kecamatan Sukajaya, dapur MBG telah menyalurkan makanan bergizi ke 19 sekolah serta kelompok B3 (balita, ibu hamil, dan ibu menyusui) dengan total 3.785 porsi. Sementara di Kecamatan Sukakarya, distribusi dilakukan ke 24 sekolah dengan total 3.408 penerima manfaat.

“Tanggapan masyarakat sejauh ini sangat positif karena program ini benar-benar membantu. Misalnya, anak-anak yang tidak sempat sarapan di rumah bisa makan di sekolah. Untuk sekolah full day, orang tua juga tidak perlu lagi mengantar makanan siang karena sudah disediakan oleh program MBG,” tambahnya.

Baca juga: Dapur Baru Program Makan Bergizi Gratis Segera Beroperasi di Sabang

Selain membantu pemenuhan gizi anak sekolah, program MBG juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal. Pasalnya, bahan baku makanan diprioritaskan berasal dari petani, nelayan, dan pelaku usaha di Sabang. Hanya jika stok lokal tidak mencukupi, barulah pasokan tambahan didatangkan dari daratan Aceh.

Dengan bertambahnya jumlah dapur MBG, diharapkan jangkauan program ini semakin luas dan manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak siswa serta masyarakat di seluruh wilayah Kota Sabang.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved