Banjir Landa Aceh
PLN Akan Bangun 5 Tower Darurat Percepat Pemulihan Listrik di Aceh, Pembangkit Nagan Dioptimalkan
Sebagai langkah extraordinary response, pihaknya akan segera membangun lima unit tower untuk percepatan pemulihan listrik Aceh.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Cuaca ekstrem yang melanda Aceh sejak beberapa hari terakhir telah menyebabkan kerusakan serius pada jaringan listrik.
Sebanyak sembilan tower transmisi 150 kV dilaporkan roboh akibat banjir bandang yang melanda wilayah Bireuen dan Aceh Timur.
Kondisi ini membuat pasokan listrik ke 18 kabupaten/kota di Aceh terganggu, termasuk Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Lhokseumawe, hingga Aceh Selatan.
General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra mengatakan, seluruh sumber daya kini dipusatkan untuk mempercepat pemulihan sistem transmisi yang terputus akibat bencana.
Sebagai langkah extraordinary response, pihaknya akan segera membangun lima unit tower untuk percepatan pemulihan listrik Aceh.
“Kami telah mengerahkan ratusan personel, dengan dukungan penuh dari TNI serta puluhan ton alat berat,” ujarnya.
Eddi menyebutkan bahwa personel lapangan merupakan tim gabungan dari berbagai provinsi seperti Sumatera Utara, Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Jawa Tengah, demi memperkuat proses pemulihan di titik-titik kritis.
Selain itu, material pendukung telah dimobilisasi dari Palembang, Lampung, Jambi, Pekanbaru, dan Padang untuk memastikan percepatan progres pemulihan.
Baca juga: Update Terbaru Kondisi Listrik Aceh, GM PLN UID Aceh Sebut Ada 9 Tower Transmisi Roboh Akibat Banjir
Eddi memastikan seluruh petugas dan peralatan utama sudah tiba di Aceh pada Kamis (27/11/2025) siang ini.
“Material sudah diangkut menggunakan Hercules dan akan segera kami mobilisasi ke wilayah terdampak,” ungkapnya.
Eddi mengaku, pihaknya mengalami kesulitan untuk mengakses daerah-daerah terdampak karena kondisi jalan yang lumpuh.
Untuk menjangkau area yang sama sekali tidak dapat dilalui jalur darat, PLN menunggu kedatangan helikopter dari Jakarta yang diperkirakan tiba dalam 1–2 hari, jika cuaca memungkinkan.
“Helikopter ini yang nantinya akan memobilisasi peralatan perbaikan tower di wilayah Bireuen dan Aceh Tamiang,” ujar Eddi.
"Kita berharap akses jalannya segera pulih. Karena saat ini kita masih terbatas, terutama di wilayah meureudu lumpuh, jadi tidak bisa dilewati," tambahnya.
Baca juga: Listrik Masih Padam, Manager PLN ULP Blangpidie: Material PLN Sedang Diterbangkan ke Aceh
Pembangkit Nagan Raya akan dioptimalkan
Selain fokus pada perbaikan tower, PLN juga menyiapkan langkah darurat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/peralatan-pembangunan-tower-darurat-tiba-di-aceh.jpg)