Sabtu, 25 April 2026

IPB dan USK Perkuat Respons Bencana melalui Distribusi dan Workshop Pangan Steril Siap Makan

Bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mendorong kolaborasi lintas perguruan tinggi untuk memperkuat respons tanggap darurat.

|
Editor: Yocerizal
for serambinews
FOTO BERSAMA - Tim dan peserta Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana 2025 dari Universitas IPB dan Universitas Syiah Kuala (USK). 

Produk tersebut dapat dikonsumsi setelah direhidrasi selama 2–3 menit dan telah melalui uji validasi kecukupan panas sesuai regulasi pangan steril.

Pelaksanaan workshop turut ditinjau Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, S.Farm., Apt., M.Sc., bersama jajaran. 

Ia menekankan pentingnya standar fasilitas produksi serta pencegahan kontaminasi silang, sekaligus mendorong pembentukan Klaster Pangan Darurat Bencana di USK yang selaras dengan regulasi BPOM.

Baca juga: ‎Pemerintah Pusat Akan Hapus Kewajiban Angsuran Pokok dan Bunga Bagi Debitur KUR Korban Banjir ‎

Baca juga: Update Data BNPB Banjir dan Longsor Sumatera: 1.137 Orang Meninggal, 163 Masih Hilang

Diperuntukkan bagi Kebutuhan Darurat Bencana

Direktur Pengawasan Produksi Pangan Olahan BPOM Pusat, Sondang Widya Estikasari, S.Si., Apt., MKM, menegaskan bahwa produksi klaster ini hanya diperuntukkan bagi kebutuhan darurat bencana selama belum memiliki izin edar dan tidak untuk tujuan komersial.

Salah satu keunggulan kegiatan ini adalah pemanfaatan panci presto modifikasi sebagai alat sterilisasi yang lebih terjangkau dibandingkan retort industri. 

Inovasi ini dinilai mampu memperkuat kesiapsiagaan pangan darurat berbasis kampus.

“Kami berharap kolaborasi ini menjadi model penguatan peran strategis perguruan tinggi dalam respons bencana, khususnya dalam penyediaan pangan siap makan yang aman, bergizi, dan bermartabat,” tutup Dr. Satriana.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved