AS dan Israel Serang Iran
Prancis, Jerman, dan Inggris Siap Bantu Sekutu AS dan Israel Rontokkan Rudal Iran
Prancis, Jerman, dan Inggris pada Minggu menyatakan kesiapan mereka untuk membela kepentingan nasional serta sekutu di kawasan Teluk jika diperlukan
Ringkasan Berita:
- Dalam pernyataan bersama, para pemimpin ketiga negara tersebut mengaku terkejut dengan serangan rudal tanpa pandang bulu dan tidak proporsional yang dilancarkan Iran terhadap negara-negara di kawasan itu, termasuk negara-negara yang tidak terlibat dalam operasi militer awal AS dan Israel.
SERAMBINEWS.COM – Prancis, Jerman, dan Inggris pada Minggu menyatakan kesiapan mereka untuk membela kepentingan nasional serta sekutu di kawasan Teluk jika diperlukan, termasuk dengan mengambil “tindakan defensif” terhadap Iran.
Dalam pernyataan bersama, para pemimpin ketiga negara tersebut mengaku terkejut dengan serangan rudal tanpa pandang bulu dan tidak proporsional yang dilancarkan Iran terhadap negara-negara di kawasan itu, termasuk negara-negara yang tidak terlibat dalam operasi militer awal AS dan Israel.
“Serangan sembrono Iran telah menargetkan sekutu dekat kami dan mengancam personel militer serta warga sipil kami di seluruh wilayah,” demikian bunyi pernyataan itu.
Mereka juga menyerukan agar Iran segera menghentikan serangan tersebut.
Baca juga: Mojtaba, Putra Ayatollah Khamenei, Terpilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru
“Kami akan mengambil langkah-langkah untuk membela kepentingan kami dan sekutu kami di kawasan ini, berpotensi melalui pengaktifan tindakan defensif yang diperlukan dan proporsional untuk menghancurkan kemampuan Iran menembakkan rudal dan drone ke sumbernya,” lanjut pernyataan tersebut.
Ketiga negara itu juga menyatakan telah sepakat bekerja sama dengan Amerika Serikat dan sekutu kawasan dalam menghadapi situasi ini.
Iran sebelumnya melancarkan serangkaian serangan rudal dan pesawat tak berawak ke beberapa negara Teluk, dengan mengklaim menargetkan pangkalan militer AS, sebagai balasan atas serangan rudal gabungan AS-Israel sejak Sabtu.
Serangan Iran dilaporkan menghantam pangkalan militer multinasional di dekat Arbil, Irak utara, serta sebuah kamp tentara Jerman di timur Yordania. Seorang juru bicara militer Jerman membenarkan laporan tersebut kepada AFP dan menyatakan tidak ada korban jiwa.
Garda Revolusi Iran mengumumkan serangan “berskala besar” pada Minggu. Ledakan terdengar di Riyadh, Dubai, Abu Dhabi, Doha, Manama, Yerusalem, dan Tel Aviv. Layanan penyelamatan Israel melaporkan sedikitnya sembilan orang tewas di kota Beit Shemesh.
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyebut pembunuhan Khamenei sebagai “deklarasi perang terhadap umat Muslim” dan menegaskan bahwa Iran menganggap sebagai kewajiban serta hak sahnya untuk membalas para pelaku dan dalang kejahatan tersebut.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam wawancara dengan ABC News pada Minggu mengatakan, “Kami membela diri dengan cara apa pun, dan kami tidak melihat batasan bagi diri kami sendiri untuk membela rakyat kami, untuk melindungi rakyat kami.”
Iran ke Eropa: Membantu AS dan Israel Berarti Perang
Iran memperingatkan negara-negara Eropa bahwa jika mereka bergabung dengan serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayahnya, Teheran akan menganggap langkah tersebut sebagai keterlibatan langsung dalam perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
Menanggapi pernyataan sejumlah pemimpin Eropa, termasuk Perdana Menteri Inggris Keir Starmer yang menyebut pengeboman instalasi rudal Iran sebagai tindakan “pertahanan”, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, pada Selasa menegaskan bahwa bergabung dengan serangan AS-Israel akan dianggap sebagai “tindakan perang”.
“Bertahan adalah sinonim untuk menyerang. Apakah itu masuk akal? Apakah mereka ingin merampas kemampuan dan kapasitas Iran untuk melawan para agresor?” ujarnya dalam bahasa Inggris.
| UAE Diam-diam Gempur Iran Puluhan Kali dengan Dukungan Intelijen AS dan Israel |
|
|---|
| Iran Sebut Negara Timur Tengah tak Lagi Melindungi Pangkalan AS |
|
|---|
| ‘Pesta Vampir Telah Berakhir’, Iran: Tak Ada Lagi Perisai bagi Pangkalan AS |
|
|---|
| Garda Revolusi Iran Klaim Serang Pangkalan Udara AS di Kuwait |
|
|---|
| Iran Tolak Isu Uranium Masuk dalam Agenda Perundingan dengan AS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Uni-eropa-uoijkl.jpg)