Sabtu, 2 Mei 2026

Lampu BBM Menyala, Mobil Masih Bisa Jalan Berapa Kilometer? Ini Penjelasannya

Saat lampu indikator BBM menyala, mobil sebenarnya masih memiliki cadangan bahan bakar sekitar 5–10 liter dengan jarak tempuh yang bervariasi. 

Tayang:
Editor: Mursal Ismail
Chat GPT
LAMPU INDIKATOR NYALA - Saat lampu indikator BBM menyala, mobil sebenarnya masih memiliki cadangan bahan bakar sekitar 5–10 liter dengan jarak tempuh yang bervariasi. Namun, pengemudi tetap disarankan segera mengisi BBM untuk menghindari risiko mogok, terutama di perjalanan jauh atau daerah terpencil. 

Ringkasan Berita:
  • Lampu indikator menyala saat BBM mendekati batas minimum, tetapi masih ada cadangan yang bisa digunakan untuk menempuh puluhan kilometer.
  • Jarak tempuh bergantung pada konsumsi BBM, kondisi jalan, dan gaya berkendara; mobil irit bisa mencapai ±50 km, sementara yang boros sekitar 30–40 km.
  • Sistem mobil modern dapat memprediksi jarak sisa melalui MID, namun hanya estimasi sehingga pengemudi tetap perlu segera mengisi BBM.
 

SERAMBINEWS.COM - Saat lampu indikator BBM menyala, mobil sebenarnya masih memiliki cadangan bahan bakar sekitar 5–10 liter dengan jarak tempuh yang bervariasi. 

Namun, pengemudi tetap disarankan segera mengisi BBM untuk menghindari risiko mogok, terutama di perjalanan jauh atau daerah terpencil.

Berlibur ke pantai atau pegunungan membutuhkan persiapan matang. Khususnya terkait pengisian bahan bakar minyak (BBM).

Objek wisata pantai atau pegunungan umumnya terletak di area terpencil, sehingga tak selalu tersedia stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Salah satu hal yang perlu dipahami adalah terkait lampu indikator BBM.

Ketika lampu tersebut menyala sebenarnya masih mampu melaju berapa kilometer lagi. 

Baca juga: Cuaca di Lhokseumawe Terik, Besok Hingga Rabu, Sebagian Aceh Diprediksi tak Hujan

Service Manager Hyundai Cirebon mengatakan kemampuan jelajah mobil ketika indikator BBM sudah berkedip bisa mengacu pada layar informasi (MID).

“Mobil modern umumnya sudah dilengkapi fitur penghitungan jumlah BBM serta pemakaian rata-rata, sehingga sistem dapat menghitung prediksi jarak tempuh yang bisa dicapai mobil tersebut saat indikator sudah menyala,” ucap Arif kepada KOMPAS.com, belum lama ini.

Indikator BBM akan langsung menyala ketika sudah mencapai level minimumnya. Meski demikian sebenarnya masih ada cadangan yang tidak terbaca oleh sistem.

“Mulai angka 100 Km sebelum BBM habis saja bisa bikin indikator menyala, karena sistemnya memang dibuat agar mencegah terjadinya mobil mogok akibat kehabisan BBM,” ucap Arif.

Meski demikian, Arif mengatakan angka yang tertera pada MID hanya prediksi berdasarkan perhitungan pemakaian rata-rata.

Dalam kondisi sesungguhnya prediksi bisa meleset bergantung dari kelancaran lalu lintas, dan cara pakainya.

Baca juga: VIDEO - Riuh Krueng Baro di Malam Syawal: Meriam Karbit Delima Tak Pernah Padam

Eko Sulistyo, Technical Leader Nasmoco Demak, mengatakan ketika lampu indikator BBM menyala pada mobil sebenarnya masih ada cadangan BBM sekitar 5 liter.

“Jarak tempuhnya tentu relatif, bila kondisinya macet maka jarak tempuh akan pendek karena mesin terus berputar sementara BBM terus terbakar tapi jarak tempuhnya pendek,” ucap Eko kepada KOMPAS.com, Sabtu (21/3/2026).

Kondisi Medan jalan, seperti perbukitan tentu bakal menghasilkan konsumsi BBM rata-rata tak sama seperti di jalan datar.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved