Minggu, 3 Mei 2026

TDMRC USK Perkuat Edukasi Pangan Darurat Bencana bagi Mahasiswa

TDMRC Universitas Syiah Kuala terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan riset sekaligus edukasi pangan darurat bencana. 

Tayang:
Editor: Yocerizal
for serambinews
PRODUKSI PANGAN DARURAT - Mahasiswa Departemen Teknologi Hasil Pertanian (DTHP) Universitas Syiah Kuala (USK) mempraktikkan proses pengemasan pangan darurat dalam kegiatan edukasi yang digelar TDMRC USK bekerja sama dengan Laboratorium RPPI USK di Banda Aceh, Jumat (1/5/2026). Kegiatan ini menekankan teknik produksi, sterilisasi, dan pengemasan untuk menghasilkan pangan tahan lama yang aman bagi kebutuhan tanggap darurat bencana. 

Ringkasan Berita:
  • TDMRC USK menggelar edukasi pangan darurat bencana bagi sekitar 100 mahasiswa DTHP melalui *case study project* produksi makanan steril seperti nasi uduk dan nasi liwet.
  • Fokus kegiatan pada teknik sterilisasi, standar keamanan pangan, serta uji ketahanan produk melalui pengamatan minimal dua minggu.
  • Program ini mendapat respons antusias mahasiswa dan akan ditindaklanjuti TDMRC dengan pelatihan lebih luas bagi relawan, BUMG, dan perguruan tinggi.

 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Memasuki usia ke-20, Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Universitas Syiah Kuala (USK) terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan riset sekaligus edukasi pangan darurat bencana. 

Salah satunya melalui kegiatan edukasi dan transfer ilmu pengetahuan serta teknologi yang menyasar mahasiswa, khususnya dari Departemen Teknologi Hasil Pertanian (DTHP) USK.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (1/5/2026), bertepatan dengan Hari Buruh Sedunia, diikuti sekitar 100 peserta. Mereka didampingi 10 asisten laboratorium dan dua dosen pendamping. 

Program ini dikoordinir oleh Yanti Meldasari Lubis, S.TP., M.P., yang juga merupakan anggota tim Divisi Pangan Darurat Bencana TDMRC USK.

Edukasi dikemas dalam bentuk case study project yang berfokus pada teknologi produksi pangan darurat bencana, seperti nasi uduk dan nasi liwet. 

Kegiatan ini menitikberatkan pada peningkatan keterampilan mahasiswa dalam proses produksi serta pemahaman terhadap faktor-faktor kritis dalam pengolahan pangan darurat.

“Pangan darurat bencana yang diedukasikan hari ini termasuk dalam pangan steril komersial, sehingga sangat perlu mengedukasi teknik sterilisasi yang tepat,” ujar Sari.

Baca juga: Kajian Ilmu Falak, Idul Adha 1447 Hijriah Jatuh Rabu, 27 Mei 2026

Baca juga: Pengurus MPA Aceh Timur Periode 2026-2031 Dilantik, Ini Pesan Bupati

Ia menambahkan, mahasiswa juga dibekali pemahaman terkait sistem produksi yang memenuhi standar keamanan pangan, mulai dari penyediaan bahan baku, proses produksi, pengemasan, sterilisasi, hingga pelabelan.

Amati Dua Faktor Kritis

Sementara itu, Ketua Divisi Pangan Darurat Bencana TDMRC USK yang juga Kepala Laboratorium Rekayasa Proses Pangan dan Industri (RPPI) USK, Dr. Satriana, S.TP., M.T., menjelaskan terdapat dua faktor kritis yang diamati dalam proyek ini, yakni lama sterilisasi dan jumlah bahan yang dikemas secara hermetis dalam retort pouch.

“Mahasiswa diminta mengamati produk hasil produksi mereka sendiri selama minimal dua minggu penyimpanan,"

"Jika kerusakan mikrobiologi dapat dicegah selama periode tersebut, maka proses sterilisasi dapat dikatakan berhasil,” jelas Satriana.

Kegiatan ini disambut antusias oleh peserta. Iqbal Wiradinata dan Claudia Agatha Manurung, mahasiswa DTHP USK semester dua, menilai program tersebut sangat bermanfaat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat ditindaklanjuti sehingga produknya bisa dimanfaatkan untuk membantu korban bencana secara cepat, aman, dan berkualitas,” ujar Iqbal.

“Edukasi seperti ini perlu menjadi agenda rutin untuk membuka wawasan mahasiswa tentang sterilisasi makanan,” tambah Claudia.

Baca juga: Jasad Remaja Abdya Ditemukan 8 Kilometer dari Lokasi, Tersangkut di Tumpukan Kayu dan Bambu

Baca juga: Drama ‘tarik menarik’ JKA, Nasrul Sufi: Tontonan yang Membingungkan Masyarakat

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved