Senin, 1 Juni 2026

Perang Iran vs AS

Update Hari ke-91 Perang Iran: AS dan Iran Hampir Capai Kesepakatan Gencatan Senjata 60 Hari

Memasuki hari ke-91 konflik antara Amerika Serikat dan Iran, upaya diplomatik untuk mempertahankan gencatan senjata

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/AI
UPDATE PERANG IRAN-Memasuki hari ke-91 konflik antara Amerika Serikat dan Iran, upaya diplomatik untuk mempertahankan gencatan senjata menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. 

Washington masih menaruh perhatian besar terhadap aktivitas nuklir Teheran, sementara Iran terus mempertahankan haknya untuk mengembangkan program nuklir yang disebut bertujuan damai.

Perbedaan pandangan mengenai isu tersebut diperkirakan akan menjadi fokus utama dalam putaran pembicaraan berikutnya.

Baca juga: ‘Pesta Vampir Telah Berakhir’, Iran: Tak Ada Lagi Perisai bagi Pangkalan AS

Pakistan dan Qatar Terus Dorong Diplomasi

Upaya mediasi internasional juga terus dilakukan untuk menjaga stabilitas kawasan.

Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, dijadwalkan melakukan kunjungan ke Washington untuk bertemu Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Pertemuan tersebut diperkirakan akan membahas perkembangan perang Iran dan langkah-langkah memperkuat gencatan senjata yang berlaku sejak 8 April lalu.

Pakistan selama ini menjadi mediator utama yang membantu mempertemukan kepentingan Washington dan Teheran.

Sementara itu, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani juga melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Trump guna membahas perkembangan terbaru dan upaya mengurangi ketegangan regional.

Qatar terus berperan sebagai tuan rumah berbagai pertemuan diplomatik yang bertujuan menjaga stabilitas di Timur Tengah.

Baca juga: Update Hari ke-89 Perang Iran: AS Kembali Serang Dekat Selat Hormuz, Negosiasi Damai Kian Memanas

Ketegangan Masih Terjadi di Kawasan Teluk

Di tengah proses diplomasi, situasi keamanan di kawasan Teluk masih belum sepenuhnya stabil.

Kuwait dan Uni Emirat Arab mengutuk insiden rudal yang dicegat di wilayah Kuwait.

Kedua negara menegaskan hak mereka untuk mengambil langkah yang diperlukan demi menjaga keamanan dan kedaulatan nasional.

Meski Iran tidak secara langsung mengakui menargetkan Kuwait, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebelumnya menyatakan telah menyerang fasilitas yang digunakan pasukan AS dalam operasi militer terhadap Iran.

AS Tambah Sanksi terhadap Jaringan Iran

Pemerintah Amerika Serikat juga terus meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Teheran.

Washington mengumumkan sanksi baru terhadap sejumlah perusahaan, individu, dan kapal yang dituduh terlibat dalam pendanaan militer Iran dan IRGC.

Sanksi tersebut menargetkan jaringan perdagangan minyak dan petrokimia yang dianggap menjadi sumber pemasukan penting bagi Iran.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved