Sabtu, 30 Mei 2026

Perang Iran vs AS

Update Hari ke-91 Perang Iran: AS dan Iran Hampir Capai Kesepakatan Gencatan Senjata 60 Hari

Memasuki hari ke-91 konflik antara Amerika Serikat dan Iran, upaya diplomatik untuk mempertahankan gencatan senjata

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/AI
UPDATE PERANG IRAN-Memasuki hari ke-91 konflik antara Amerika Serikat dan Iran, upaya diplomatik untuk mempertahankan gencatan senjata menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. 

Update Hari ke-91 Perang Iran: AS dan Iran Hampir Capai Kesepakatan Gencatan Senjata 60 Hari

SERAMBINEWS.COM – Memasuki hari ke-91 konflik antara Amerika Serikat dan Iran, upaya diplomatik untuk mempertahankan gencatan senjata menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.

Dikutip Serambinews.com melalui Al Jazeera, Kamis (29/5/2026), Washington dan Teheran disebut hampir mencapai kesepakatan sementara selama 60 hari yang bertujuan memperpanjang gencatan senjata sekaligus membuka jalan bagi negosiasi lebih lanjut terkait program nuklir Iran dan isu keamanan kawasan Teluk.

Meski demikian, sejumlah perbedaan mendasar masih belum terselesaikan sehingga kesepakatan tersebut belum ditandatangani secara resmi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Di tengah optimisme yang mulai muncul, berbagai perkembangan politik, militer, dan diplomatik terus terjadi di kawasan Timur Tengah.

Baca juga: Iran Klaim Punya Pertahanan Udara Baru, Benarkah Mampu Hadang Serangan AS?

AS dan Iran Hampir Sepakati Perpanjangan Gencatan Senjata

Menurut sumber Amerika yang dikutip Al Jazeera, kedua negara sedang membahas nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) yang akan memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari.

Dalam kerangka kesepakatan tersebut, Iran akan diminta membersihkan ranjau laut yang dipasang di sekitar Selat Hormuz dalam waktu 30 hari.

Sebagai imbalannya, Amerika Serikat akan mencabut blokade angkatan laut yang selama ini diberlakukan apabila aktivitas pelayaran internasional kembali normal.

Kesepakatan tersebut juga akan membuka ruang bagi pembicaraan resmi mengenai program nuklir Iran, yang selama ini menjadi salah satu sumber ketegangan utama antara kedua negara.

Meski progres pembicaraan dinilai positif, media Iran melaporkan masih terdapat sejumlah rincian penting yang belum mencapai kesepakatan akhir.

Baca juga: Iran Sebut Negara Timur Tengah tak Lagi Melindungi Pangkalan AS

Aktivitas Kapal Asing di Selat Hormuz Meningkat

Seiring meningkatnya harapan terhadap tercapainya kesepakatan, aktivitas pelayaran internasional di Selat Hormuz mulai menunjukkan pemulihan.

Data maritim memperlihatkan semakin banyak kapal dagang asing yang kembali menggunakan jalur strategis tersebut.

Kapal berbendera Singapura, Uni Emirat Arab, Korea Selatan, dan Norwegia tercatat kembali melintasi Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir.

Para analis menilai perkembangan ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan pelaku industri pelayaran terhadap situasi keamanan di kawasan, meskipun ketegangan belum sepenuhnya mereda.

Program Nuklir Iran Masih Menjadi Kendala

Salah satu hambatan terbesar dalam negosiasi tetap berkaitan dengan program pengayaan uranium Iran.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved