Kamis, 11 Juni 2026

Perang Iran vs AS

Update Hari ke-104 Perang Iran: Teheran Serang Pangkalan AS dan Tutup Selat Hormuz Usai Dibom AS

Konflik antara Iran dan Amerika Serikat kembali memasuki babak yang lebih berbahaya pada hari ke-104 perang

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/AI
Konflik antara Iran dan Amerika Serikat kembali memasuki babak yang lebih berbahaya pada hari ke-104 perang yang berlangsung di kawasan Timur Tengah. 

Update Hari ke-104 Perang Iran: Teheran Serang Pangkalan AS dan Tutup Selat Hormuz Usai Dibom AS

SERAMBINEWS.COM – Konflik antara Iran dan Amerika Serikat kembali memasuki babak yang lebih berbahaya pada hari ke-104 perang yang berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Iran mengumumkan serangan balasan terhadap sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk setelah Washington melancarkan serangan udara baru ke wilayah Iran.

Selain itu, Teheran juga mengumumkan penutupan total Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi rute utama perdagangan minyak dunia.

Dikutip Serambinews.com melalui Al Jazeera, Kamis (11/6/2026), Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai respons langsung atas operasi militer terbaru Washington.

Eskalasi terbaru ini semakin memperburuk situasi keamanan di Timur Tengah dan memicu kekhawatiran akan dampaknya terhadap stabilitas ekonomi global.

Baca juga: AS-Iran Memanas Lagi! Trump Ancam Bom Iran Sampai Hancur Jika Ogah Tanda Tangan Perjanjian

AS Luncurkan Serangan Baru ke Iran

Ketegangan meningkat setelah Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan serangan terhadap sejumlah target penting di Iran.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan operasi tersebut dilakukan atas perintah Presiden Donald Trump.

Menurut Hegseth, serangan itu ditujukan untuk mendukung upaya menciptakan gencatan senjata permanen sekaligus memberikan tekanan kepada Teheran agar kembali ke meja perundingan.

Ia menegaskan bahwa operasi militer dapat berlanjut apabila dianggap diperlukan.

Trump sendiri sebelumnya menuduh Iran sengaja memperlambat proses negosiasi.

Baca juga: Iran Tembak Jatuh Helikopter Apache AS di Selat Hormuz, Trump Murka dan Serukan Pembalasan

"Mereka terlalu lama bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan mereka. Sekarang mereka harus membayar harganya," kata Trump.

Dalam wawancara dengan Fox News, Trump mengungkapkan bahwa AS menembakkan 49 rudal Tomahawk ke berbagai target di Iran.

Sejumlah radar dan sistem pertahanan udara di sekitar kawasan Teluk juga menjadi sasaran jet tempur Amerika Serikat.

Trump bahkan mengancam akan kembali melakukan pemboman jika Iran tidak menerima proposal perdamaian yang diajukan Washington.

Iran Tutup Selat Hormuz

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved