Kamis, 11 Juni 2026

Perang Iran vs AS

Update Hari ke-104 Perang Iran: Teheran Serang Pangkalan AS dan Tutup Selat Hormuz Usai Dibom AS

Konflik antara Iran dan Amerika Serikat kembali memasuki babak yang lebih berbahaya pada hari ke-104 perang

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/AI
Konflik antara Iran dan Amerika Serikat kembali memasuki babak yang lebih berbahaya pada hari ke-104 perang yang berlangsung di kawasan Timur Tengah. 

Pensiunan Jenderal AS Mark Kimmitt mengatakan serangan tersebut lebih mencerminkan frustrasi Amerika Serikat terhadap mandeknya negosiasi dibandingkan adanya ancaman militer baru dari Iran.

Menurutnya, Washington tampaknya mencoba menggunakan tekanan militer untuk memaksa Iran kembali ke meja perundingan.

Namun ia meragukan strategi tersebut akan berhasil.

"Iran dikenal sangat sabar dalam menghadapi tekanan. Itu salah satu alat diplomasi utama mereka," ujarnya.

Sementara itu, koresponden Al Jazeera di Teheran melaporkan bahwa banyak warga Iran sebenarnya telah memperkirakan kemungkinan terjadinya serangan baru dari Amerika Serikat meskipun pembicaraan damai masih berlangsung.

Mereka menilai konflik masih jauh dari kata selesai.

Baca juga: Trump Klaim Gudang Rudal Iran Tinggal 22 Persen Usai Serangan AS

Konflik Meluas ke Lebanon

Di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, situasi di Lebanon juga terus memburuk.

Serangan Israel terhadap sebuah kendaraan di Kota Sidon, Lebanon selatan, menewaskan dua orang dan memicu kebakaran pada sejumlah kendaraan di sekitarnya.

Serangan itu terjadi meskipun gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat telah berlaku sejak pertengahan April lalu.

Dengan saling serangnya Iran dan Amerika Serikat serta penutupan Selat Hormuz, kekhawatiran terhadap meluasnya konflik di Timur Tengah kini semakin meningkat.

Banyak pihak menilai beberapa hari ke depan akan menjadi penentu apakah kawasan tersebut akan kembali menuju jalur diplomasi atau justru memasuki fase konflik yang lebih besar.

Baca juga: Trump: AS Tak Akan Kembali Berperang dengan Iran Kecuali Tentara Amerika Tewas

(Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved