Kamis, 11 Juni 2026

Perang Iran vs AS

Update Hari ke-104 Perang Iran: Teheran Serang Pangkalan AS dan Tutup Selat Hormuz Usai Dibom AS

Konflik antara Iran dan Amerika Serikat kembali memasuki babak yang lebih berbahaya pada hari ke-104 perang

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/AI
Konflik antara Iran dan Amerika Serikat kembali memasuki babak yang lebih berbahaya pada hari ke-104 perang yang berlangsung di kawasan Timur Tengah. 

Sebagai respons atas serangan tersebut, komando militer tertinggi Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz.

Pemerintah Iran memperingatkan seluruh kapal agar tidak memasuki jalur perairan strategis tersebut.

Pejabat Iran menyatakan setiap kapal yang mencoba melintas berpotensi menjadi sasaran serangan.

Penutupan Selat Hormuz menjadi perhatian dunia karena sekitar seperlima pasokan minyak global melewati jalur tersebut setiap harinya.

Gangguan terhadap aktivitas pelayaran di kawasan itu dapat memicu lonjakan harga energi dan berdampak pada perekonomian global.

Media Iran melaporkan sejumlah wilayah terkena dampak serangan AS, termasuk Pulau Qeshm, Bandar Abbas, Sirik, serta beberapa daerah di Provinsi Hormozgan.

Dua fasilitas penyimpanan air di wilayah Sirik dilaporkan rusak akibat serangan tersebut.

Meski demikian, pemerintah Iran menyatakan pasokan air untuk masyarakat berhasil dipulihkan dalam waktu kurang dari 12 jam.

Baca juga: Update Hari ke-102 Perang Iran: Trump Ultimatum Netanyahu, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Iran Balas Serang Pangkalan AS

Tidak lama setelah serangan AS, Iran melancarkan operasi balasan.

IRGC mengklaim telah menyerang pangkalan udara Sheikh Isa di Bahrain serta pangkalan udara Ali Al Salem dan Ahmad Al-Jaber di Kuwait.

Selain itu, pangkalan udara Al-Azraq di Yordania juga disebut menjadi target rudal Iran.

Pemerintah Bahrain sempat mengaktifkan sirene serangan udara sebagai langkah antisipasi.

Sementara Kuwait mengumumkan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat sejumlah target yang masuk ke wilayah udara negara tersebut.

Departemen Luar Negeri AS juga mengeluarkan peringatan kepada warga di Yordania agar segera mencari perlindungan karena adanya laporan rudal dan drone yang melintas di wilayah udara negara itu.

Baca juga: Trump Murka ke Netanyahu: Israel Akan Sendirian Jika Terus Serang Iran

Ketegangan Diplomatik Semakin Meningkat

Sejumlah analis menilai serangan terbaru menunjukkan kegagalan upaya diplomasi yang selama ini dilakukan Washington dan Teheran.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved