Perang Iran vs AS
Perang AS-Iran Ancam Ekonomi Dunia, Bank Dunia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Global
Bank Dunia memperingatkan bahwa konflik yang terus memanas antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nurul Hayati
Tidak hanya itu, harga pupuk dunia juga diperkirakan meningkat signifikan.
Kenaikan harga pupuk berpotensi memicu lonjakan biaya produksi pertanian yang pada akhirnya berdampak pada kenaikan harga pangan global.
Kondisi ini dapat memperburuk tekanan ekonomi yang saat ini sudah dirasakan banyak negara akibat inflasi yang masih tinggi.
Bank Dunia memperkirakan tingkat inflasi global pada tahun ini mencapai 4 persen.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan inflasi global tahun lalu yang berada di level 3,3 persen.
Baca juga: Trump: AS Tak Akan Kembali Berperang dengan Iran Kecuali Tentara Amerika Tewas
Pertumbuhan Global Bisa Turun Lebih Dalam
Bank Dunia juga mengingatkan bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 2,5 persen masih dapat berubah menjadi lebih buruk.
Jika konflik semakin meluas dan gangguan pasokan energi bertambah parah, pertumbuhan ekonomi global berpotensi anjlok hingga hanya 1,3 persen.
Pada saat yang sama, inflasi global bisa meningkat hingga mencapai 4,4 persen.
Skenario tersebut akan menjadi pukulan berat bagi banyak negara yang masih berupaya memulihkan ekonomi pascapandemi.
Negara-negara berkembang dinilai menjadi kelompok yang paling rentan menghadapi dampak krisis ini.
Dalam laporan yang sama, Bank Dunia menyebut telah memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk sekitar dua pertiga negara di dunia sejak awal tahun.
Meskipun ekonomi global diperkirakan membaik menjadi 2,8 persen pada 2027, angka tersebut masih berada di bawah rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia selama dekade 2010-an.
Baca juga: Trump Ancam Iran Lagi! Aset Miliaran Dolar Tetap Dibekukan, Negosiasi Gencatan Senjata Gagal?
Bank Dunia Siapkan Bantuan Hingga 100 Miliar Dolar AS
Presiden Grup Bank Dunia, Ajay Banga, mengatakan negara-negara berkembang telah menghadapi berbagai tantangan besar dalam satu dekade terakhir.
Menurutnya, setiap negara memang mengalami dampak yang berbeda, tetapi tantangan utamanya tetap sama, yakni menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi masyarakat tanpa mengorbankan pertumbuhan jangka panjang.
Sebagai langkah antisipasi, Bank Dunia menyatakan siap memberikan dukungan kepada negara-negara yang terdampak konflik Timur Tengah.
| Timur Tengah Membara! AS dan Iran Saling Serang, Gencatan Senjata Terancam Runtuh |
|
|---|
| Update Hari ke-104 Perang Iran: Teheran Serang Pangkalan AS dan Tutup Selat Hormuz Usai Dibom AS |
|
|---|
| Iran Mengamuk! Serang Pangkalan AS di 3 Negara dan Tutup Selat Hormuz |
|
|---|
| Update Perang Iran Hari ke-103: Serangan AS Dibalas, Ancaman Eskalasi Meningkat |
|
|---|
| Update Hari ke-102 Perang Iran: Trump Ultimatum Netanyahu, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Timur-Tengah-Memanas-Iran-Tuding-AS-Mulai-Perang-Hibrida-Pentagon-Bidik-Serangan-Terbaru.jpg)