Kasus Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Ahok Kritik DPR Tak Dengarkan Aspirasi Rakyat
Mabes Polri telah memeriksa tujuh anggota Brimob terkait insiden ini, dengan sanksi penempatan khusus selama 20 hari.
Mabes Polri telah memeriksa tujuh anggota Brimob terkait insiden ini, dengan sanksi penempatan khusus selama 20 hari.
SERAMBINEWS.COM - Kasus tewasnya driver ojol Affan Kurniawan setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob Polri memicu sorotan publik dan kritik keras dari berbagai pihak.
Termasuk dari mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Ahok menilai insiden ini berawal dari sikap DPR dan pemerintah yang enggan mendengar aspirasi rakyat.
Mabes Polri telah memeriksa tujuh anggota Brimob terkait insiden ini, dengan sanksi penempatan khusus selama 20 hari.
Meski ada pengakuan bahwa kondisi kendaraan dan situasi saat itu membuat pengemudi sulit melihat korban, publik menuntut agar kasus ini diusut tuntas secara transparan.
Tragedi ini menjadi pengingat bahwa setiap aksi demonstrasi harus ditangani dengan pendekatan humanis, serta pemerintah dan DPR wajib membuka ruang dialog agar aspirasi masyarakat tersalurkan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Baca juga: Demo di Medan Rusuh, Intel Polisi Diduga Nyamar Jadi Ojol Tangkap Pendemo
Ahok dalam postingan di akun Instagram pribadinya @basukibtp, mengatakan bahwa insiden tewasnya driver ojol tersebut berawal dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah yang tidak mau mendengarkan aspirasi masyarakat.
“Kedukaan ini tidak akan terjadi kalau sejak awal pendemo diterima oleh DPR dan Pemerintah, didengarkan aspirasinya serta dicarikan solusi atas setiap masalahnya,” ujar mantan Komisaris Utama Pertamina itu.
Ia pun membandingkan saat dirinya masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Ketika demo berlangsung di Balaikota Jakarta, Ahok menerima dan mempersilahkan perwakilan pendemo untuk mediasi dengan pemerintah.
“Para pendemo bisa segera pulang karena saya mau menerima mereka, mencarikan solusi bagi mereka,” kata Ahok.
Ia pun lantas meminta kepada masyarakat yang sedang menyampaikan aspirasi untuk waspada dan menjaga keselamatan diri.
Baca juga: Sampaikan Duka Mendalam, Menag Doakan Pengemudi Ojol Affan Kurniawan Termasuk Syuhada
“Untuk Saudaraku, se-bangsa dan se-Tanah Air yang sedang berdemonstrasi saat ini, tetap waspada, jaga keselamatan diri dan jangan mau dihasut serta dipecah belah,” jelasnya.
Kasus Brimob Lindas Driver Ojol
Seorang driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan menjadi korban tabrakan yang dilakukan oleh personel satuan Brimob.
Dari Server Asing ke Kas Negara, Klik yang Adil untuk Negeri |
![]() |
---|
KKM Mahasiswa Unida di Gampong Acheh Yan Kedah Malaysia Diakhiri Menikmati Sajian Kuah Beulangong |
![]() |
---|
Kadisdik Aceh dan Kakanwil Kemenag Perkuat Kebiasaan Membaca Qur’an di MAN Model & SMAN 3 Banda Aceh |
![]() |
---|
Ini Prakiraan Cuaca Sebagian Aceh Besok Hingga Senin, 1 September 2025 |
![]() |
---|
Polres Nagan Bagi Sembako ke Warga Kurang Mampu, Jumat Berkah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.