Jokowi Sakit Apa? Ajudan Ungkap Penyakit Sebenarnya
Jokowi bukan sakit vitiligo ataupun autoimun sebagai mana isu yang beredar sebelumnya.
Masih menurut Dokter Tifa, penanganan penyakit yang belakangan disebut alergi kulit itu belum menunjukkan kemajuan.
Meski dikenal sebagai pengkritik keras Jokowi, Dokter Tifa mendadak menyatakan kesediaannya mengobati penyakit autoimun yang diduga diderita Jokowi.
Lewat unggahan di media sosial, ia mengklaim memiliki protokol nutrisi yang telah terbukti manjur.
Manjur berarti ampuh, mujarab, atau efektif, biasanya digunakan untuk obat atau tindakan yang memberikan hasil nyata.
"Sejak akhir April 2025 sampai akhir September 2025, artinya sudah 5 bulan tampak Penyakit Autoimun Agresif belum menunjukkan progres yang berarti," ungkap Dokter Tifa.
"Tidak pernah ada kabar bahwa pak Joko Widodo berobat secara serius dan Dokter Kepresidenan juga belum pernah satu kalipun memberikan release terkait keadaan pak Joko Widodo ini," tambahnya.
"Seperti juga berkali-kali saya sampaikan, jika pak Joko Widodo ingin sembuh, saya punya Protokol Autoimun yang sudah terbukti mampu membantu kesembuhan pasien, dengan suplementasi, nutrisi molekuler, herbal bioactive compounds, dan pola makan berbasis Al Quran, yang saya HAKI-kan dengan nama: Nutrisi Surgawi the 7 Colors Garden Plate," bebernya.
Hal itu disampaikannya lewat status twitter atau x pribadinya @DokterTifa pada Selasa (30/9/2025).
Selain mengikuti protokol autoimun miliknya, ada syarat lainnya yang harus dilakukan Jokowi apabila ingin sembuh.
Antara lain Jokowi harus bertaubat untuk bersungguh-sungguh berhenti melakukan kejahatan, kebohongan, dan kemunafikan.
"Sebetulnya syarat untuk sembuh dari penyakit berat itu mudah: taubatan nasuha, berjanji kepada Allah dengan sungguh-sungguh berhenti melakukan kejahatan, kebohongan, dan kemunafikan, insyaAllah di masa lansia mencapai akhiratul hasanah, Husnul khatimah," ungkapnya.
Taubat nasuha adalah taubat yang dilakukan dengan sungguh-sungguh, tulus, dan penuh penyesalan, di mana seseorang berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan dosanya serta bertekad untuk menjauhi lingkungan yang dapat mengarah pada dosa tersebut.
Tuduhan dokter Tifa yang menyebut Jokowi terkena autoimun dibantah juga Ajudan Mantan Presiden Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah.
Syarif mengatakan Jokowi hanya terkena alergi kulit. Hal itu membuat Jokowi tidak bisa hadir di acara Hari Kesaktian Pancasila.
“Betul, tidak hadir. Beliau masih proses penyembuhan dari alergi kulit,” ungkap Kompol Syarif saat dihubungi Senin (2/6/2025) kala itu.
(Tribun Network/ Tribun Jatim/ Bangkapos.com)
Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Jokowi Sakit Autoimun atau Vitiligo? Ajudan Ungkap Penyakit Sebenarnya : Alergi Kulit
| Anggota DPRA Minta Bertemu Gubernur Mualem Tanpa Pimpinan Dewan, Ada Apa? |
|
|---|
| Temui RRI Pusat, KPIA Bahas Peringatan Hari Radio Aceh hingga Revitalisasi Radio Rimba Raya |
|
|---|
| Lampaui Target, Realisasi Pendapatan Aceh Tahun 2025 Tembus Rp 10,69 Triliun |
|
|---|
| Kapolres Nyatakan Operasi Ketupat Seulawah 2026 di Aceh Timur Berjalan Sukses |
|
|---|
| Begini Tanggapan Abang Samalanga Terkait Pernyataan Martini Soal Pokir Anggota DPRA |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/WAJAH-JOKOWI-Foto-Jokowi-bersama-istrinya-Iriana.jpg)