Kamis, 11 Juni 2026

Cara Mengatasi Bansos PKH dan BPNT Belum Masuk ke ATM, Ikuti Langkah Berikut Ini

Selain PKH dan BPNT, Pemerintah kini tengah gencar fokus pada penyaluran berbagai Bansos, termasuk pada bulan Oktober 2025 ini

Tayang:
Editor: Amirullah
Tribunpontianak.co.id/net/ka
Cara Mengatasi Bansos PKH dan BPNT Belum Masuk ke ATM, Ikuti Langkah Berikut Ini 

SERAMBINEWS.COM - Memasuki minggu ketiga bulan Oktober 2025, berbagai program bantuan dari pemerintah terus disalurkan kepada masyarakat.

Salah satu yang tengah berjalan intensif adalah penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) edisi tahun berjalan 2025.

Sebagaimana diketahui, pemberian Bansos menjadi bagian tetap dalam sistem kerja pemerintahan yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan.

Program ini ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok rentan, sekaligus menjadi langkah nyata pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial di tengah situasi ekonomi yang dinamis.

Pada bulan Oktober 2025 ini, terdapat sedikitnya tujuh jenis Bansos yang dijadwalkan cair, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino, BLT UMKM, hingga Bansos Disabilitas dan Lansia.

Namun, memasuki pekan ketiga bulan ini, sebagian masyarakat melaporkan kendala pencairan yang seharusnya sudah bisa diterima sejak minggu-minggu sebelumnya.

Beberapa kendala yang sering ditemui antara lain kartu ATM yang bermasalah, data penerima yang belum diperbarui dalam sistem, hingga tidak terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) meskipun sebelumnya pernah menerima bantuan.

Kendala teknis dan administratif ini membuat sejumlah penerima harus melakukan verifikasi ulang ke pihak desa, kelurahan, atau kantor pos, tergantung pada jenis bantuan yang diterima.

Lantas seperti apa cara atasinya?

Baca juga: Update Info CPNS 2026: BKN dalam Proses Koordinasi dengan KemenPAN RB,Ini Prediksi Formasi CPNS 2026

1.Cek Status di DTSEN / Cek Bansos

  • Gunakan situs cekbansos.kemensos.go.id
  •  atau aplikasi Cek Bansos resmi.
  • Pastikan nama kamu masih terdaftar aktif sebagai penerima PKH/BPNT tahap ini.

2. Pantau Status di Bank Penyalur

  • Jika status di sistem muncul “SI (Standing Instruction)”, artinya dana sedang dalam proses pencairan otomatis.
  • Kalau status kosong atau tidak aktif, segera hubungi pendamping PKH atau kantor desa/kelurahan.

3. Hubungi Pendamping PKH atau Dinas Sosial

  • Pendamping akan mengecek apakah ada kendala teknis, misalnya kartu KKS yang bermasalah, data ganda, atau rekening bermasalah.

Baca juga: Viral! Diceraikan Suami Usai Lulus PPPK, Wanita di Aceh Singkil Dapat Dukungan Warganet FB Pro

4. Pastikan Kartu KKS Aktif

  • Kadang pencairan gagal karena kartu KKS nonaktif atau lama tidak digunakan. Pastikan kartu masih aktif di bank penyalur.

5. Sabar Menunggu Tahap Bertahap

  • Pencairan bisa berlangsung hingga minggu ketiga bahkan akhir bulan. Jadi jika minggu pertama dan kedua belum cair, peluang masih terbuka di tahap selanjutnya.

BLT Rp 900 Ribu Ada Lagi

Selain PKH dan BPNT, Pemerintah kini tengah gencar fokus pada penyaluran berbagai Bantuan Sosial (Bansos), termasuk pada bulan Oktober 2025 ini, sebesar Rp 900 Ribu.

Salah satu yang kini tengah jadi perhatian adalah, Bansos bantuan Langsung Tunai (BLT), periode Oktober - Desember 2025.

Bansos bersistem rapel ini, dikabarkan menargetkan lebih dari 35 Juta keluarga penerima manfaat (KPM) atau sekitar 140 Juta jiwa.

Adapun KPM yang dimaksud merupakan 2mereka yang tergolong dalam kelompok desil 1 hingga 4, berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Hal ini disampiakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dimana dalam keterangannya, Airlangga menyampaikan jika, bahwa bantuan tambahan ini diberikan untuk memperluas jangkauan perlindungan sosial di luar program reguler Kementerian Sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sembako.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved