KUPI BEUNGOH
Jalan Tol Hingga Sepinya Saree, Ketika UMKM Tertinggal di Jalur Lama
jalan tol menjanjikan efisiensi waktu, kelancaran mobilitas, hingga percepatan pertumbuhan ekonomi.
Oleh : Delta Impia Ayu*)
Saree yang terletak dilintas jalan nasional Banda Aceh- Medan, kini suasannya telah berubah.
Kawasan Saree sebagai tempat persinggahan dengan disuguhkan kuliner khas keripik, kini sunyi dari pengunjung.
Perubahan signifikan itu terjadi seiring beroperasinya jalan tol Banda Aceh–Sigli.
Pembangunan jalan tol kerap dipandang sebagai simbol kemajuan.
Selain itu, jalan tol menjanjikan efisiensi waktu, kelancaran mobilitas, hingga percepatan pertumbuhan ekonomi.
Kehadiran jalan tol Banda Aceh–Sigli pun tidak lepas dari harapan tersebut.
Namun, di balik narasi kemajuan itu, terselip realitas yang tidak sepenuhnya sejalan—khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM di kawasan Saree, Aceh Besar.
Baca juga: Perantau Aceh di Malaysia dan Diskop Bahas Pengembangan UMKM di Gerbang Tol Padang Tiji
Sebelum jalan tol beroperasi, Saree dikenal sebagai salah satu titik persinggahan penting.
Sejumlah pengendara yang melintas kerap berhenti untuk menikmati kuliner khas, membeli keripik serta sekadar untuk melepas rasa penat.
Aktivitas ini menciptakan denyut ekonomi yang hidup. Kedai-kedai sederhana menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga.
Namun, sejak arus lalu lintas beralih ke jalan tol, situasi berubah drastis.
Jalan yang dulu ramai kini terasa lengang. Kedai-kedai yang sebelumnya dipenuhi pelanggan mulai kehilangan pengunjung.
Penurunan ini bukan sekadar angka, melainkan kenyataan yang dirasakan langsung oleh pelaku UMKM.
Di mana pendapatan menurun, biaya operasional tetap berjalan, dan ketidakpastian semakin besar.
| Nikah Naik di Gayo Lues: Antara Jembatan Restu dan Jebakan Masa Depan Generasi Muda |
|
|---|
| Dari Tenda ke Rumah: Ikhtiar Bupati Mukhlis Menghadirkan Kepastian Hunian |
|
|---|
| Akselerasi PAUD, Penentu Keberhasilan Pendidikan Anak |
|
|---|
| Ruang Publik atau Panggung Personal? Menakar Etika dan Marwah Komunikasi Lembaga |
|
|---|
| Haji 2026: Problema dan Transformasi Layanan Berkeadilan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Delta-Impia-Ayu-mahasiswa-Universitas-Syiah-Kuala-USK-Banda-Aceh.jpg)