KUPI BEUNGOH
Traffic Light dan Karakter Kita: Renungan Umur Manusia
Traffic light itu ibarat umur kita. Sebagian yang didesain sepaket dengan angka, dia bekerja menghitung mundur.
Oleh: Husaini Yusuf, S.P., M.Si*)
Ditinjau dari fungsi, traffic light (lampu pengatur lalu lintas) adalah di antara alat yang didesain untuk mengatur kelancaran berlalu lintas di jalan raya.
Gunanya, tak lain untuk mempermudah para pengendara atau pengguna jalan.
Traffic light hanya memiliki tiga warna yakni merah, kuning dan hijau. Merah berfungsi sebagai tanda bahwa pengguna jalan harus berhenti ketika lampu warna merah nyala.
Baca juga: Ismail Rasyid: Pengusaha Merangkap Ilmuwan dari Aceh
Warna kuning memberikan aba-aba kepada pengendara agar hati-hati. Warna terakhir atau hijau sebagai tanda bagi pengguna jalan siap-siap untuk segera berjalan.
Ketiga warna lampu pengatur jalur lalu lintas itu sangat penting bagi pengguna jalan dan pengendara roda dua, roda tiga, roda empat dan kenderaan muatan besar lainnya.
Tiga warna lampu itu fungsinya bukan hanya untuk pemakai mobil saja namun untuk semua pengguna jalan bahkan untuk pejalan kaki sekalipun.
Ketika lampu itu tidak berwarna alias padam maka akan menjadi masalah besar bagi pengendara.
Kemacetan akan “mengular” dan suara sumbang nyaris tak henti dari para supir kendaraan.
Bahkan pengguna jalan saling mendahului untuk mendapatkan ruang guna melepaskan diri dari kemacetan.
Apa yang terjadi? Bunyi klakson menggema bahkan keadaan ini makin parah.
Baca juga: Membangun Sistem Pengelolaan Sampah Sehat di Aceh, Kehadiran Negara dalam Krisis Sampah - Bagian III
Ada yang berani keluar dari mobil untuk adu urat saraf dengan sesamanya tatkala mobilnya terjadi benturan.
Tidak menutup kemungkinan akibat benturan mobil bisa memicu perkelahian sesama pengguna jalan.
Inilah pentingnya traffic light bagi kita. Tanpa itu kesemrautan terjadi dimana-mana.
Angka kecelakaan di jalan raya makin meningkat, rumah sakit kian sesak dengan jumlah korban dan kerugian finasial tak dapat diperhitungkan.
Fakta empiris yang terjadi, dengan nyala-nya traffic light saja banyak pengguna jalan terutama pengendara sepeda motor (roda dua) dan becak mesin (roda tiga) bahkan mobil mewah sekalipun kerap menerobos lampu merah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Husaini-Yusuf.jpg)