KUPI BEUNGOH
Sosok Ismail Rasyid, Pengusaha Asal Aceh yang Menembus Batas-batas Kemungkinan
Ismail Rasyid lahir di Matangkuli Aceh Utara pada tanggal 3 Juni 1968, sebagai putra kedua dari pasangan H.M. Rasyid S dan Salamah.
Dalam perantauan keduanya di Batam, Ismail bekerja di perusahaan asing bidang ekspor-impor.
Di perusahaan ini, Ismail dipercayakan di beberapa jabatan strategis.
Sepuluh tahun kemudian, tepatnya 2003, ia mendirikan PT Trans Continent di Balikpapan.
Kini, perusahaan itu menjadi salah satu pemain penting di sektor logistik nasional, dengan 23 kantor cabang di 16 Provinsi, dari Aceh hingga Sulawesi, serta tiga kantor cabang luar negeri (Filipina, Australia, dan Malaysia).
Sebagai anggota dari asosiasi Globalink Network, PT Trans Continent memiliki jaringan di lebih 60 negara.
Namun, yang membuat kisahnya berbeda bukan hanya sukses bisnis.
Ismail tetap menaruh perhatian besar pada pendidikan.
Setelah 27 tahun menyelesaikan S-1, ia melanjutkan S-2 di ITL Trisakti (2023), lalu S-3 di bidang Manajemen Logistik (2026).
Sebelumnya, ia juga menempuh pendidikan di Lemhanas, memperluas jejaring sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan.
Kisah Ismail Rasyid adalah bukti bahwa pendidikan dan kerja keras bisa berjalan beriringan.
Dari kernet labi-labi hingga doktor cum laude, ia menegaskan bahwa pengusaha tidak selalu identik dengan “tidak bersekolah.”
Justru, dengan pendidikan, pengusaha bisa menjadi teladan, pemimpin, dan inspirasi bagi bangsa.(*)
Profil Singkat
Nama: Ismail Rasyid
Lahir: Matangkuli, Aceh Utara, 3 Juni 1968
Pendidikan:
S-1 Ekonomi & Pembangunan, Universitas Syiah Kuala (1993)
S-2 Manajemen Logistik Material, ITL Trisakti (2023)
S-3 Doktor Manajemen Logistik, ITL Trisakti (2026)
Karier:
General Manager di PT Megantrindo Nusantara Abadi
General Manager di PT C&P Logistic Indonesia
Pendiri & CEO PT Trans Continent (2003–sekarang)
Keluarga:
- Ayah: H.M. Rasyid S
- Ibu: Salamah
- Istri: Erni Molisa (Menikah 2001)
- Anak:
- Jibril Gibran (Master of Science, University of Manchester)
- Syifa Aulia (Marketing Communications, University of Melbourne)
*) PENULIS adalah Tokoh Masyarakat Pidie, berdomisili di Pidie, Aceh.
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab penulis.
BACA artikel Kupi Beungoh lainnya di SINI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Mahfuddin-Ismail-dan-Ismail-Rasyid.jpg)