Jurnalisme Warga
Progres Menggembirakan Koperasi Desa Merah Putih di Aceh Barat
Pembangunan gerai program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Aceh Barat terus menunjukkan progres meyakinkan
RINA YULISTIA, S.E., M.M., Business Assistant Koperasi Merah Putih di Aceh Barat, melaporkan dari Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat
Pembangunan gerai program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Aceh Barat terus menunjukkan progres meyakinkan, bahkan menggembirakan.
Di sejumlah kecamatan, pembangunan fisik gerai tersebut sudah mendekati rampung, sedangkan sebagian besar koperasi desa mulai melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) sebagai bagian dari penguatan kelembagaan.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa program KDMP tidak hanya berjalan pada tahap perencanaan, tetapi juga mulai memasuki fase operasional di lapangan. Sejumlah koperasi desa bahkan mulai menjalankan unit usaha secara terbatas untuk melayani kebutuhan masyarakat.
Di Kecamatan Kaway XVI, progres pembangunannya tergolong paling cepat. Gerai di Desa Keude Aron telah mencapai 100 persen dan segera dapat difungsikan. Sementara, Pasie Jambu berada pada kisaran 60 persen. Adapun Gampong Masjid, Beureugang, dan Meunasah Ara berada di angka sekitar 40 persen.
Selain itu, beberapa desa lain di wilayah yang sama juga menunjukkan perkembangan yang relatif stabil. Pembangunan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi lapangan serta ketersediaan material dan tenaga kerja. Kecamatan ini menjadi salah satu wilayah yang dinilai cukup siap untuk memasuki tahap operasional lebih awal dibandingkan wilayah lain.
Di kecamatan lain, pembangunan juga terus berjalan meski dengan capaian berbeda. Di Arongan Lambalek misalnya, progres di Drien Rampak mencapai sekitar 18 persen.
Selain itu, beberapa titik lain di wilayah tersebut masih berada pada tahap awal pembangunan maupun persiapan lahan.
Di Kecamatan Johan Pahlawan, Desa Kuta Padang dan Suak Indrapuri berada pada kisaran 31 persen. Sementara di wilayah Samatiga, progres pembangunan di beberapa desa seperti Suak Timah dan Pucok Lueng berada pada kisaran 28 hingga 30 persen, sedangkan desa lain masih berada pada tahap awal.
Di Kecamatan Woyla, pembangunan gerai KDMP juga terus berjalan. Desa Pulo Ie dan beberapa wilayah lain telah mencapai sekitar 40 persen, sedangkan di desa lainnya masih berada pada kisaran 25 hingga 40 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa pembangunan berjalan secara bertahap dan merata di berbagai titik.
Sementara itu, di Kecamatan Meureubo, beberapa desa seperti Bukit Jaya dan Sumber Batu telah mencapai progres lebih dari 40 persen.
Namun, di sejumlah lokasi lain, pembangunan masih menghadapi kendala, seperti kesiapan lahan, tenaga kerja, hingga penyesuaian teknis di lapangan.
Wilayah lain seperti Woyla Timur, Sungai Mas, dan Panton Reu juga menunjukkan perkembangan bertahap. Pembangunan gerai telah berjalan di sejumlah desa, meski di beberapa titik masih terkendala kesiapan lahan dan koordinasi teknis.
Di beberapa desa, pembangunan bahkan masih menunggu penyelesaian persoalan administratif maupun teknis, seperti penyesuaian titik koordinat, kebutuhan penimbunan lahan, serta ketersediaan bahan bangunan.
Meski demikian, secara umum progres pembangunan gerai KDMP di Aceh Barat menunjukkan tren positif dan meyakinkan.
Jurnalisme Warga
penulis jurnalisme warga
Penulis JW
Progres Menggembirakan Koperasi Desa Merah Putih d
Koperasi desa merah putih
RINA YULISTIA
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| Bermain Ular Tangga Sambil Kelola Emosi di Pesantren Baitul Arqam Muhammadiyah |
|
|---|
| Green Jihad, Menanam Harapan di Tanah Pernah Tenggelam |
|
|---|
| Ketika Manusia Mengagungkan AI, Terjadilah Pergeseran Nilai Agama dan Sosial |
|
|---|
| Lima Tahun UBBG, Kampus Bermutu dan Maju, Refleksi Dies Natalis Ke-5 |
|
|---|
| Layar yang Mengubungkan Kita |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/RINA-YULISTIA-2025.jpg)