Selasa, 2 Juni 2026

Ramadhan 2025

Belum Mandi Junub Saat Imsak, Bolehkah Tetap Puasa? Simak Jawaban Buya Yahya

Mandi junub berkaitan dengan kondisi hadas besar. Seseorang yang dalam keadaan junub memang diwajibkan mandi sebelum menunaikan ibadah

Tayang:
Editor: Amirullah
Tribun WOW/IST
Ilustrasi pria mandi wajib - Belum Mandi Junub Saat Imsak, Bolehkah Tetap Puasa? Simak Jawaban Buya Yahya 

Bulan suci bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kesempatan memperbaiki kualitas ibadah serta kedisiplinan dalam menjaga kebersihan lahir dan batin.

Dengan pemahaman yang tepat tentang hukum mandi junub dan waktu imsak, diharapkan umat Islam bisa menjalani puasa dengan lebih tenang, tanpa diliputi rasa ragu atau cemas yang tidak perlu.

Penjelasan Soal Mandi Junub

Mandi wajib atau mandi junub merupakan kegiatan membersihkan atau menyucikan diri dari hadas besar dengan cara menyiram air ke seluruh bagian tubuh.

Sesuai dengan namanya, mandi wajib memang harus dilakukan ketika seseorang berada dalam kondisi hadas besar, misalnya setelah berhubungan suami istri atau ketika keluar air mani akibat mimpi basah, masturbasi, maupun karena rangsangan tertentu.

Dalam kondisi tersebut, seseorang diwajibkan bersuci agar kembali dalam keadaan suci secara syariat.

Jika tidak melakukan mandi wajib setelah mengalami hal-hal tersebut, maka ia tidak diperbolehkan menjalankan beberapa ibadah tertentu.

Ibadah seperti salat, membaca Al-Qur’an, hingga tawaf tidak sah dilakukan dalam keadaan hadas besar.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat dari yang menyebutkan bahwa salat tidak diterima dari orang yang berhadas sampai ia berwudu.

Berbeda dengan mandi biasa, mandi wajib memiliki tata cara khusus.

Rukun yang Harus Dipenuhi

Ada dua rukun utama yang harus dipenuhi.

Pertama adalah membaca niat, yang boleh diucapkan dalam hati, namun lebih baik jika dilafalkan.

Kedua adalah membasuh seluruh bagian luar tubuh tanpa terkecuali, termasuk rambut dan bulu, serta memastikan air sampai ke kulit dan pangkal rambut.

Dijelaskan pula adab mandi janabah secara lebih rinci.

Dianjurkan untuk memulai dengan mencuci kedua telapak tangan, kemudian membersihkan kotoran yang ada di tubuh termasuk area kemaluan.

Setelah itu berwudu seperti hendak salat, lalu membaca niat dan mengguyur seluruh tubuh dari kepala hingga kaki sebanyak tiga kali.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved