Kamis, 7 Mei 2026

Faedah Puasa Syawal 6 Hari, Pahalanya Setara Puasa Setahun, Ini Waktu Terbaik Menjalankannya

Puasa Syawal menjadi salah satu amalan sunnah yang paling dekat waktunya setelah bulan puasa berakhir.

Tayang:
Editor: Amirullah
Handover/ Tribun Timur
puasa sunah Syawal sudah bisa dilakukan. Puasa Syawal dilakukan selama 6 hari dalam bulan Syawal. Berikut ini niat puasa Syawal 

SERAMBINEWS.COM - Suasana Lebaran Idul Fitri masih terasa hangat di tengah masyarakat.

Hingga Minggu (22/3/2026), umat Muslim di Indonesia bahkan baru memasuki hari kedua perayaan hari kemenangan tersebut.

Di balik euforia silaturahmi dan kebahagiaan, ada satu amalan sunnah yang kerap dianjurkan untuk segera dikerjakan setelah Ramadan, yakni puasa enam hari di bulan Syawal.

Anjuran ini bukan tanpa dasar. Dalam sebuah hadist, RasuluLlah pernah bersabda:

“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka baginya (pahala) puasa selama setahun penuh.” (HR Muslim).

Hadis lain yang diriwayatkan dari Thawban juga menegaskan keutamaan tersebut. Nabi SAW bersabda:

“Puasa Ramadhan seperti menjalankan puasa sepuluh bulan. Puasa enam hari Syawal seperti menjalankan puasa dua bulan. Kebersamaan ini seperti puasa sepanjang tahun.” (Sahih Ibn Khuzaymah (2115) dan Sunan al-Nasa’i al-Kubra (2860))

Makna dari hadis ini memberi gambaran sederhana: satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh.

Maka, puasa Ramadan selama sebulan dihitung seperti sepuluh bulan, ditambah enam hari Syawal setara dua bulan, genap menjadi satu tahun penuh.

Baca juga: Sosok Silvia Harefa, Istri Immanuel Ebenezer yang Bongkar Yaqut Tak Ada di Rutan KPK Saat Lebaran

Amalan Sunnah yang Dekat Setelah Ramadan

Selepas Ramadan, semangat ibadah sejatinya tidak berhenti. Justru, momen ini menjadi kesempatan untuk menjaga konsistensi spiritual.

Puasa Syawal menjadi salah satu amalan sunnah yang paling dekat waktunya setelah bulan puasa berakhir.

Berbeda dengan puasa wajib Ramadan, puasa Syawal tidak dilakukan secara penuh selama sebulan. Ibadah ini cukup dikerjakan selama enam hari di bulan Syawal.

Menariknya, tidak ada ketentuan tanggal khusus. Artinya, puasa bisa dilakukan kapan saja selama masih berada di bulan Syawal, asalkan jumlahnya genap enam hari.

Baca juga: Daftar Lengkap Bansos Cair April 2026: Ada PKH, BPNT hingga PIP, Ini Cara Cek Penerima Secara Online

Tidak Harus Berturut-turut

Puasa Syawal juga tidak wajib dilakukan secara berurutan.

Umat Muslim bisa memilih melaksanakannya secara bertahap, menyesuaikan dengan kondisi dan aktivitas masing-masing.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved