TOPIK
Kebakaran di Lhokseumawe
-
Menurutnya, saat ini bantuan masa panik berupa sembako telah disalurkan pihak BPBD Lhokseumawe.
-
Hal ini terjadi saat petugas memadamkan api yang membakar rumah milik Fadli di Desa Cut Mamplam, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Minggu (1/6/2
-
Dalam kebakaran di Lhokseumawe yang terjadi Minggu (1/6/2025) sekitar pukul 12.00 WIB, istri Fadli bernama Roswati sempat harus dibopong oleh familiny
-
Dua bangunan yang terkena imbas atas kebakaaran disertai tiga ledakan di Lhokseumawe ini, pertama, terbakarnya dinding dapur terbuat dari tepas yang m
-
Namun cepatnya tim Damkar Lhokseumawe tiba di lokasi, kebakaran pun berhasil dipadamkan, meskipun harta benda di dalam rumah tersebut habis terbakar.
-
akibat kebakaran di Lhokseumawe ini, seluruh harta benda milik keluarga tersebut ludes terbakar. Termasuk dua sepeda motor atau sepmor.
-
"Bantuan yang disalurkan adalah sembako, pakaian, dan lainnya," ujar Ketua Tagana Lhokseumawe, Samsul Bahri.
-
Kepala Dusun 2 Meunasah Kota, Musally Thaleb menyebutkan, jumlah korban kebakaran adalah sebanyak 19 kepala keluarga (KK) atau sekitar 100 jiwa.
-
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun seratusan jiwa terdampak dalam musibah jelang tengah malam itu.
-
Saat ini, yang sangat diharapkan para korban adalah rumah tinggal atau minimal rumah hunian sementara, agar mereka tidak mengungsi lagi.
-
Pihak desa sudah menawarkan balai di depan masjid sebagai lokasi mengungsi sementara. Tapi para korban memilih mengungsi ke rumah tetangga dan kerabat
-
Dalam kejadian tersebut tak ada yang sempat diselamatkan, yang tersisa hanya pakaian yang dikenakan di tubuhnya saja.
-
Sebanyak delapan jiwa korban kebakaran di Desa Kumbang Punteut, Lhokseumawe, hingga hari ini masih mengungsi di tenda darurat.
-
Saat terjadi kebakaran, tidak ada upaya pemadaman yang dapat dilakukan. Karena rumah tersebut berjauhan dari rumah penduduk lainnya.
-
Manajer PLN ULP Lhokseumawe, Mukhtar Juned, menjelaskan, ada empat tips yang harus diperhatikan oleh pemilik rumah.
-
Juliana menarik kaki Putri hingga ke ujung tempat tidur. Selanjutnya menggendong untuk membawa lari keluar rumah yang kondisi api semakin membesar.
-
Juliana (35) berserta ketiga anaknya yang masih kecil, termasuk bayi berumur dua tahun selamat dari kobaran api.
-
Satu unit rumah berdinding tepas yang ditempati Juliana (35) di Desa Paloh Punti, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe.