Palestina

FOTO - Idul Fitri di Khan Yunis dan Rafah, Jalur Gaza, Lihat Perbedaannya dengan di Tepi Barat

Di pasar publik terbesar di Kota Gaza, Soha Ahmed, 20 tahun, menarik putrinya dari toko mainan meskipun gadis itu memohon.

FOTO - Idul Fitri di Khan Yunis dan Rafah, Jalur Gaza, Lihat Perbedaannya dengan di Tepi Barat
ANADOLU AGENCY/MUSTAFA HASSONA
Seorang anak memegang bendera yang dipasangi balon, pada hari pertama Idul Fitri di Khan Yunis, Gaza, 15 Juni 2018. 

SERAMBINEWS.COM, PALESTINA – Anak-anak Palestina, terutama di Jalur Gaza dan Khan Yunis, merayakan Idul Fitri 1439 H, di bawah ketegangan yang meningkat dengan Israel.

Sejumlah foto yang direkam jurnalis Kantor Berita Turki Anadolu Agency, memperlihatkan adanya perbedaan mencolok antara suasana Idul Fitri di Gaza dan Khan Yunis dengan di Tepi Barat.

Sejak tahun 2007, Jalur Gaza berada di bawah blokade Israel/Mesir yang melumpuhkan ekonomi sekitar 2 juta penduduknya.

Keadaan ini telah mempengaruhi kemampuan warga Gaza untuk memenuhi persyaratan tradisional dari liburan Idul Fitri, yang menandai akhir bulan Ramadhan.

Meskipun pedagang lokal menjual barang mereka dengan harga yang wajar, atau bahkan diskon besar, sebagian besar warga Gaza hanya kekurangan uang, menurut sejumlah pedagang yang berbicara dengan Anadolu Agency.

“Sebagian besar orang datang ke pasar tetapi pergi dengan tangan kosong karena mereka tidak mampu membeli apa-apa,” kata seorang pedagang.

(Baca: Palestina Jadi Tema Peserta Pawai Takbir Idul Fitri 1439 H di Banda Aceh)

(Baca: Gus Yahya Kunjungi Israel, CEO AMI Group Beri Bukti Kutukan Kemenlu Palestina)

Sejumlah warga Gaza yang berbicara dengan Anadolu Agency mengatakan mereka tidak bisa lagi merayakan Idul Fitri seperti biasanya karena kekurangan uang tunai.

Di pasar publik terbesar di Kota Gaza, Soha Ahmed, 20 tahun, menarik putrinya dari toko mainan meskipun gadis itu memohon.

"Tapi aku suka boneka itu," teriak putrinya.

Soha kemudian mengatakan kepada Anadolu Agency: "Saya datang ke pasar hari ini untuk membeli baju baru untuk putri saya - seharga 50 shekel (sekitar $ 15) - tetapi saya tidak punya tambahan untuk mainan."

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved