BREAKING NEWS - Tagih Beasiswa, Mahasiswa Geruduk Kantor Bupati Aceh Tamiang

Puluhan masiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Aceh Tamiang, Senin (22/4/2019) menggeruduk kantor bupati menuntut pencairan beasiswa.

BREAKING NEWS - Tagih Beasiswa, Mahasiswa Geruduk Kantor Bupati Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Mahasiswa saat berorasi menuntut pembayaran beasiswa di depan Kantor Bupati Aceh Tamiang, Senin (22/4/2019). Pemerintah sendiri berkomitmen pembayaran tetap dilakukan pada 29 April. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Puluhan masiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Aceh Tamiang, Senin (22/4/2019) menggeruduk kantor bupati menuntut pencairan beasiswa.

Aksi ini diawali mahasiswa dengan berorasi di areal luar kantor bupati.

Secara perlahan massa yang berasal dari berbagai universitas ini merangsek ke depan pintu lobi kantor bupati.

Dalam orasinya, koordinator aksi Andre Pratama menyampaikan tiga tuntutan, di antaranya meminta pemerintah harus merealisasikan beasiswa berprestasi dan kurang mampu setiap tahunnya.

"Apabila tuntutan ini tidak dipenuhi, dalam jangka waktu sepuluh hari terhitung 22 April, kami minta bupati turun dari jabatannya," kata Andre.

Aksi ini sendiri sempat memanas karena mahasiswa menolak kehadiran seorang pejabat yang mewakili Bupati Mursil.

"Kami ingin bupati langsung yang menjelaskan kepada kami," teriak massa.

Baca: 120 Jabatan di Pemkab Aceh Tamiang Dirombak

Baca: Beasiswa Santri Rp 500 Juta

Baca: Baitul Mal Aceh Utara Salurkan Beasiswa Santri, Ini Jumlah Penerimanya

Baca: Pemkab Simeulue Siapkan Beasiswa Rp 2 Miliar Untuk Mahasiswa tak Mampu

Mursil sendiri kemudian mempertanyakan alasan mahasiswa berunjuk-rasa.

Karena berdasarkan pertemuan terakhir dengan mahasiswa pada 8 April, lalu, sudah disepakati penandatanganan beasiswa dilakukan 29 April.

"Ini baru tanggal berapa. Saya rasa ada miss (komuniasi) ni," kata Mursil.

Dia pun kemudian menjelaskan proses pembayaran ini harus sesuai administrasi agar tidak bermasalah.

Setelah melalui argumen alot, disepakati pembayaran beasiswa ini dilakukan secara bertahap.

"Tahap pertama sebanyak 898 mahasiswa tetap dibayar 29 April. Sisanya 435 segera menyusul," kata Mursil. (*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved