Advertorial

Ini Dia, Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Aceh kepada Publik Tahun 2012

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Aceh kepada Publik Tahun 2012

Ini Dia, Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Aceh kepada Publik Tahun 2012 - foto_01.jpg
Pemprov Aceh
Ini Dia, Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Aceh kepada Publik Tahun 2012 - foto_02.jpg
Pemprov Aceh
Ini Dia, Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Aceh kepada Publik Tahun 2012 - foto_03.JPG
Pemprov Aceh
Ini Dia, Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Aceh kepada Publik Tahun 2012 - foto_04.JPG

Penyelenggaraan urusan pendidikan Aceh dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan, Badan Pembinaan Pendidikan Dayah, dan Majelis Pendidikan Daerah. Untuk sektor ini tersedia anggaran Rp 906,85 miliar, dengan realisasinya sebesar Rp 852,38 miliar atau 93,99%.

Penyelenggaraan pendidikan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dialokasikan Rp 762,77 miliar dengan realisasi Rp 713,73 miliar atau 93,57%. Adapun program dan kegiatan Dinas Pendidikan terdiri atas program pendidikan anak usia dini; wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun; pendidikan menengah; pendidikan nonformal, pendidikan luar biasa, peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan, manajemen pelayanan pendidikan; program pembinaan dan pengembangan pendidikan tinggi, serta kualitas dan kuantitas tenaga kependidikan.

Untuk program dan kegiatan pendidikan yang dilaksanakan Badan Pembinaan Pendidikan Dayah dialokasikan dana Rp 137,96 miliar, dan realisasinya Rp 133,58 miliar atau 96,83%. Adapun program dan kegiatannya terdiri atas program pendidikan dayah; peningkatan sarana dan prasarana dayah; peningkatan mutu tenaga pendidikan dayah; pemberdayaan santri; pembinaan manajemen dayah; dan program penelitian dan pengembangan dayah.

Program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Majelis Pendidikan Daerah dengan alokasi dana sebesar Rp 6,12 miliar, terealisasi Rp 5,08 miliar atau 83,01%. Adapun program prioritas pada tata lembaga ini adalah peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan; pengembangan budaya baca dan pembinaan perpustakaan; serta manajemen pelayanan pendidikan.

Berikutnya, kami sampaikan bahwa urusan kesehatan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin, Rumah Sakit Jiwa, dan Rumah Sakit Ibu dan Anak, dengan alokasi Rp 903,63 miliar. Adapun realisasinya Rp 871,10 miliar atau 96,40%.

Prioritas urusan kesehatan meliputi program obat dan pembekalan kesehatan; upaya kesehatan masyarakat; promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat; perbaikan gizi masyarakat; pengembangan lingkungan sehat; pencegahan dan penanggulangan penyakit menular; standardisasi pelayanan kesehatan; pengadaan, peningkatan dan perbaikan prasarana dan  sarana rumah sakit; kemitraan peningkatan pelayanan kesehatan; peningkatan pelayanan kesehatan anak balita; peningkatan kesehatan ibu  melahirkan dan anak; pembinaan dan pengembangan pendidikan tinggi; serta program peningkatan sumber daya kesehatan.

Alokasi dana untuk program dan kegiatan Dinas Kesehatan Aceh Rp 706,58 miliar dan realisasinya Rp 683,38 miliar atau 96,72%. Untuk Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin dialokasikan Rp 121,26 miliar, terealisasi Rp 116,60 miliar atau 96,16%. Untuk Rumah Sakit Jiwa dialokasikan Rp 40,16 miliar, terealisasi Rp 38,20 miliar atau 95,12%. Selanjutnya, untuk Rumah Sakit Ibu dan Anak dialokasikan Rp 35,63 miliar dan realisasinya Rp 32,92 miliar atau 92,39%.

Urusan lingkungan hidup dilaksanakan oleh Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah meliputi program pengembangan kinerja pengelolaan persampahan; pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan hidup; perlindungan dan konservasi sumber daya alam; rehabilitasi dan pemulihan cadangan sumber daya alam; peningkatan kualitas dan akses informasi sumber daya alam dan lingkungan hidup; peningkatan pengendalian polusi; serta pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Alokasi dananya Rp 20,63 miliar, sedangkan realisasinya Rp 20,16 miliar atau 97,72%.

Urusan pekerjaan umum dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga dan Cipta Karya, dan Dinas Pengairan. Alokasi dananya Rp 2,16 triliun, sedangkan realisasinya Rp 1,93 triliun atau  89,24%.

Program yang dilaksanakan Dinas Bina Marga dan Cipta Karya meliputi program pembangunan jalan dan jembatan; pembangunan saluran drainase/gorong-gorong; rehabilitasi/pemeliharaan jalan dan jembatan; tanggap darurat jalan dan jembatan; peningkatan prasarana dan sarana kebinamargaan; pengembangan kinerja pengelolaan air minum dan air limbah; pengembangan wilayah strategis dan cepat tumbuh; pembangunan infrastruktur perdesaan; pengaturan jasa konstruksi; pemberdayaan jasa konstruksi; pengawasan jasa konstruksi; pengembangan perumahan; dan program perencanaan tata ruang. Alokasi dananya Rp 1,56 triliun, terealisasi Rp 1,41 triliun atau 90,70%.

Halaman
1234
Editor: admin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved