Menggapai Puasa Sehat
8 Gelas Air Putih Menjaga Hidrasi Tubuh
Kita imbau masyarakat tidak mengurangi asupan air putih minimal delapan gelas sehari.
Penulis: Muslim Arsani | Editor: Faisal Zamzami
"Kita imbau masyarakat tidak mengurangi asupan air putih minimal delapan gelas sehari. Selama berpuasa, masyarakat juga perlu memperhatikan pola makan sehat dan seimbang," ujar dr Husna.
Menurutnya kebutuhan cairan bagi setiap orang tidak sama.
“Jika mereka yang beraktivitas lebih banyak atau bekerja di luar ruangan, kebutuhannya bisa lebih. Jadi tergantung aktivitas apa yang dilakukan. Tapi asupan standarnya ya itu tadi, delapan gelas atau setara dua liter setiap hari,” ujar dosen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Unsyiah itu.
dr Husna menjelaskan air putih adalah cairan yang paling alami untuk menghidrasi tubuh. Air putih tidak mengandung pemanis (kalori), pewarna, ataupun pengawet (presertative).
Beberapa fungsi lainnya, air putih juga dapat memperlancar proses pencernaan, penyerapan, transportasi nutrisi, sirkulasi, mengeluarkan zat sisa metabolisme, produksi air ludah, dan mempertahankan suhu tubuh.
dr Husna memaparkan di tengah kondisi suhu udara panas seperti Banda Aceh, sangat berpotensi mengalami dehidrasi. Sebab itu tubuh membutuhkan cukup cairan agar organ bekerja maksimal.
Namun sayangnya, kata dr Husna, selama ini ada kecenderungan masyarakat kurang memahami kegunaan air putih bagi kesehatan.
"Saya kira belum semua masyarakat kita memahami. Kebanyakan mereka hanya tahu makanan pokok saja seperti nasi yang mengandung karbohidrat. Padahal air putih sangat penting bagi tubuh manusia. Ini semata karena ketidaktahuan mereka," ujarnya.
Asupan seimbang
Menurut dr Husna, selain air putih, selama berpuasa penting juga menjaga makanan. Makanan yang dianjurkan haruslah sehat dan bergizi seimbang dengan komposisi karbohidrat, protein, nutrisi, vitamin dan mineral.
Untuk memperoleh protein, bisa dengan mengonsumsi makanan seperti tempe, tahu, telur, dan daging. Sedangkan untuk memperoleh vitamin, bisa dengan mengonsumsi buah-buahan dan sayuran. Sementara untuk memperoleh lemak jenuh bisa dengan minum susu.
"Selama puasa ada baiknya perbanyak makan buah yang mengandung air karena bermanfaat untuk menggantikan cairan yang berkurang," ujarnya.
Terlalu banyak mengonsumsi makanan berkarbohidrat dan manis selama puasa juga tidak baik untuk kesehatan.Terlebih bagi mereka yang punya riwayat penyakit gula, sebaiknya harus selektif memilih makanan.
Misalkan, ada baiknya makan nasi merah saat sahur dan berbuka. Sebab, kata dr Husna, nasi merah memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan nasi putih. Indeks glikemik adalah angka yang menunjukkan potensi peningkatan glukosa darah dari karbohidrat yang tersedia dalam suatu makanan.
"Jadi bukan berarti orang yang punya penyakit diabetes tidak boleh berpuasa. Tapi alangkah baiknya misalkan nasi putih diganti dengan nasi merah saat sahur dan berbuka," ujarnya.
dr Husna juga memaparkan beberapa tips agar tubuh tetap terhidrasi dan fit selama berpuasa. Hal pertama yang dianjurkan adalah mencukupkan asupan cairan dalam tubuh. Bisa memulainya dengan menerapkan pola minum air putih 2+4+2.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-minum-air-putih_20150709_183823.jpg)