Penyakit Ini Menyerang Banyak Orang, Bahkan Dapat Membunuh Secara Diam-diam
Semakin tinggi tekanan darah, maka akan semakin menyulitkan jantung untuk memompa darah (Udjianti, 2010).
Bila pasokan darah menurun, ginjal akan memproduksi berbagai zat yang meningkatkan tekanan darah.
Diantara penyakit ginjal pemicu hipertensi diantaranya : Stenosis arteri renalis, Pielonefritis, Glomerulonefritis, Tumor-tumor ginjal, Penyakit ginjal polik-ista (biasanya diturunkan), Trauma pada ginjal (luka yang mengenai ginjal), Terapi penyinaran yang mengenai ginjal
Penyakit endokrin
Penyakit endokrin yaitu gangguan endokrin yang dapat menyebabkan hipertensi sekunder seperti hipotiroid, hiperkalsemia dan akromegali
Stress
Stress bisa memicu sistem saraf simpati sehingga meningkatkan aktivitas jantung dan tekanan pembuluh darah
Cuartation aorta
Cuartation aorta yaitu penyempitan aorta congenital yang dapat menghambat aliran darah melalui lengkung aorta dan mengakibatkan peningkatan tekanan darah di atas area kontraksi
Apnea
Obstructive sleep apnea (OSA) adalah gangguan tidur di mana penderita berkali-kali berhenti bernafas (antara 10-30 detik) selama tidur.
Apnea biasanya diderita oleh orang yang kegemukan dan diikuti dengan gejala lain seperti rasa kantuk luar biasa di siang hari, mendengkur, sakit kepala pagi hari dan edema (pembengkakan) di kaki bagian bawah. Separuh penderita apnea menderita hipertensi, yang mungkin dipicu oleh perubahan hormon karena reaksi terhadap penyakit dan stress yang ditimbulkannya
Preklamsia
Preklamsia adalah hipertensi karena kehamilan (gestational hypertension) yang biasanya terjadi pada trimester ketiga kehamilan. Preeklamsia disebabkan oleh volume darah yang meningkat selama kehamilan dan berbagai perubahan hormonal. Sekitar 5-10% kehamilan pertama ditandai dengan preklamsia.
PENYEBAB PENYAKIT HIPERTENSI
1. Obesitas / kegemukan
Faktor ini bisa dikendalikan. Orang yang memiliki berat diatas 30% berat badan ideal, memiliki kemungkinan lebih besar akan terkena hipertensi
2. Usia
Tekanan darah meningkat sesuai umur, dimulai dari sejak umur 40 tahun
3. Kebiasaan merokok
Merokok dapat meningkatkan tekanan darah. Selain itu, merokok juga dapat meningkatkan risiko diabetes,
4.Serangan jantung, dan stroke.
Oleh karena itu, kebiasaan merokok yang terus dilanjutkan ketika memiliki tekanan darah tinggi, merupakan kombinasi yang berbahaya yang akan memicu penyakit-penyakit yang berkaitan dengan jantung dan darah. Faktor ini juga bisa dikendalikan
5.Faktor makanan
Konsumsi makanan yang banyak mengandung garam dan lemak, serta kurangnya konsumsi buah dan sayuran
Minuman beralkohol.
Faktor ini bisa dikendalikan. Konsumsi alkohol secara berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah.
PENCEGAHAN PENYAKIT HIPERTENSI
1. Mengonsumsi makanan sehat
2. Mengurangi konsumsi garam dan kafein
3. Berhenti merokok
4. Berolahraga secara teratur
5. Menurunkan berat badan, jika diperlukan
6. Mengurangi konsumsi minuman keras
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/hipertensi_20171029_104743.jpg)