Irwandi Bahas Ini Dengan Pejabat Baru Dalam Rapat di Hari Libur, Ini Jumlah Paket belum Dilelang
Sedangkan yang ditargetkan sampai akhir Mei nanti bisa mencapai 15 persen dari pagunya belanjanya Rp 15,084 trilliun
Penulis: Herianto | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Herianto | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf mengajak pejabat eselon II a dan II b, yang baru dilantiknya pada hari Jumat (4/5/2018), ikut rapat percepatan pelaksanaan teken kontrak proyek APBA 2018 pada hari libur, Sabtu (5/5/2018) kemarin.
Ini bertujuan untuk mengejar target realisasi daya serap keuangan dan fisik proyek APBA 2018 yang baru mencapai sebesar 8,1 persen.
Sedangkan yang ditargetkan sampai akhir Mei nanti bisa mencapai 15 persen dari pagunya belanjanya Rp 15,084 trilliun.
Baca: Irwandi Lantik 51 Pejabat Eselon II
Baca: DPRA Sepakat Gugat Pergub APBA dan Pergub Cambuk
“Rapat percepatan pelaksanaan teken kontrak proyek APBA 2018 ini kita lakukan, agar sebelum masuk bulan Ramadhan, jumlah paket proyek yang sudah di teken cukup banyak, “ kata Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, dalam rapat dengan Kepala SKPA yang baru di ruang rapat P2K Setda Aceh, Sabtu (5/5/2018).
Rapat Gubernur Aceh dengan Kepala SKPA dihadiri Sekda Aceh Dermawan, Asisten I Setda Aceh M Jafar, Asisten II Taqwallah dan Asisen III Kamaruddin Andalah.
Dalam rapat itu, Irwandi Yusuf mengingatkan kepada 51 Kepala SKPA yang baru dilantik pada 4 Mei 2018, dan 9 orang pada tanggal 16 April 2018 lalu, masa kerja paket-paket proyek APBA 2018 tinggal 7 bulan lagi, tidak boleh ada yang lengah dan lalai.
Baca: VIDEO - Pemerintah Aceh Lantik 51 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-Namanya
Baca: Irwandi No Comment soal Pergub APBA dan Cambuk
"Masa kerja 7 bulan itu memang masih panjang, tapi jika kita lengah dan lalai, waktunya jadi pendek," ujarnya.
Karena itu kepada pejabat yang baru dilantik, hendaknya bisa bekerja maksimal lagi, terutama kepada dinas dan badan yang masih banyak belum menyerahkan dokumen proyek APBA 2018 yang mau di lelang terbuka ke Unit Layanan Pelelangan (ULP) Setda Aceh.
Misalnya Dinas Pendidikan Aceh. Jumlah dokumen paket proyek yang belum diserahkan ke ULP untuk dilelang terbuka mencapai 301 paket dari total paket yang dimiliki tahun ini sebanyak 471 paket.
Baca: Wagub Lantik 9 Pejabat Eselon II
Baca: Mencegah “Penumpang Gelap” dalam APBA
Kemudian Dinas Kesehatan Aceh sebanyak 78 paket, dari total paket yang dimiliki 224 paket.
Selanjutnya Dinas Peternakan sebanyak 74 paket, dari 90 paket yang ada.
Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh sebanyak 68 paket dari 145 paket yang dimiliki.
Dinas PUPR sebanyak 53 paket dari 430 paket yang dimiliki, termasuk paket proyek otsus kabupaten/kota.
Disbudpar sebanyak 52 paket dari 63 paket yang dimiliki.
Baca: VIDEO - Pejabat Eselon II Pemerintah Aceh, Dilantik
Baca: Guru SMA Berharap TPK dari APBA
Disperindag 31 paket dari 47 paket, dan Distanbun 24 paket dari 209 paket.
Dinas Perkim 14 paket dari 295 paket, Dinas Koperasi dan UKM 8 paket dari 11 paket yang dimiliki dan masih banyak lainnya.
"16 SKPA yang penyerahan dokumen paket proyek dinasnya belum tuntas diserahkan kepada ULP Setda Aceh untuk segera disiapka," harap Irwandi.
Kalau ada paket proyek otsus kabupaten/kota yang dititipkan pada dinas dan badannya yang belum menyerahkan dokumen pendukung proyeknya.
Baca: Ini Dampak Bagi Rakyat Aceh Bila Gugatan Pergub APBA 2018 Oleh DPRA Dikabulkan
Baca: Program Aceh Hebat Dianggarkan dalam APBA
Maka diminta untuk kirim atau disusul dan ambil dokumen pendukung paket proyek yang belum lengkap dokumen ke daerah, agar pelaksanaan lelangnya bisa dilaksanakan bulan ini.
Diharapkan sebelum masuk bulan Ramadhan pada 15 Mei 2018, sudah banyak paket proyek APBA 2018 yang bisa dilaksanakan teken kontraknya pada 11 Mei 2018 ini.
"Tujuannya agar pada bulan Ramadhan yang penuh rahmat dan mulia itu, kegiatan proyek fisik dan pengadaan barang dan jasa bisa dilaksanakan,” ujar Irwandi Yusuf.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/irwandi-rapat-dengan-pejabat-baru-dilantik_20180506_155923.jpg)